679 PPPK Pemko Medan Dilantik, Mereka Bidang Pendidikan & Kesehatan

Peserta PPPK lingkungan Pemko Medan yang baru dilantik, Senin (27/5/24) di halaman depan Kantor Walikota Medan. (axialnews)

AXIALNEWS.id | Walikota Bobby Nasution melantik 679 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemko Medan, Senin (27/5/24).

Pelantikan yang berlangsung di halaman depan Kantor Walikota Medan ini ditandai pengambilan sumpah dan janji serta penyerahan surat keputusan kepada para PPPK dengan jabatan fungsional di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Yang kita lantik hari ini tenaga kesehatan dan guru. Ada sebagian dari PHL, ada sebagian dari tes umum yang dilakukan tahun lalu,” sebut Bobby usai pelantikan tersebut.

Bobby mengatakan, tahun ini (2024) juga Pemko akan membuka formasi sebanyak kurang lebih 1.700 untuk PNS dan PPPK.

Baca Juga  Desember, Groundbreaking Depo Pinang Baris/Amplas BRT Mebidang

“Untuk PPPK, kita khususkan bagi PHL di lingkungan Pemko Medan,” ungkapnya.

Sebelumnya pada prosesi pelantikan, Bobby Nasution menekankan, pendidikan dan kesehatan merupakan sektor yang krusial.

Sektor ini, sangat menitikberatkan pada keberlangsungan masa depan anak bangsa, Kota Medan, bangsa, dan negara.

Dirinya ingin seluruh PPPK yang dilantik tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan ikhlas dan setulus hati.

“Kami harapkan pelantikan ini menambahkan semangat kita dalam melayani masyarakat Medan,” ucapnya.

Sembari mengingatkan agar PPPK menjauhkan diri dari praktik korupsi dan pungli.

Baca Juga  Ribuan Bandar Narkoba Ditangkap Polda Sumut, Sabu 161,85 kg Disita

Kegiatan ini melahirkan rasa suka cita bagi PPPK yang dilantik. Penantian yang selama ini diharapkan telah terwujud. Pelantikan ini kian menambah semangat mereka untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Sukamto, salah seorang PPPK yang sebelumnya sudah menjadi guru honor di SDN 067259 Medan Johor, mengungkapkan kebahagiaannya.

Bagi Sukamto yang sudah tujuh tahun jadi guru honor itu, pelantikan ini membuat statusnya di Pemko Medan menjadi jelas dan lebih baik lagi.

“Pastinya setiap honorer mengharapkan kenaikan status sebagai pegawai yang diakui pemerintah, sehingga tingkat perekonomian kami pun bisa terangkat, mendapatkan upah yang layak,” ucapnya.

Baca Juga  Manfaat Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Level-1 Bagi Jajaran Pemko Medan

Pria usia 47 tahun ini mengatakan, dengan adanya kenaikan status dan kesejahteraan yang lebih baik ini, tentunya membuat lebih fokus mengabdi di sekolah, mendidik, dan mengerjakan amanah dan tugas yang diberikan kepadanya sebagai guru yang profesional.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us