Bermula Rp10 Ribu, Pria Asal Madura Ini Sukses Jalankan Bisnis Bus Transportasi

Owner PT Mandala Wisata Rangga Jaya, Mukti Ali. (MOH. JUNAIDI/JPRM)

AXIALNEWS.id | Mukti Ali pengusaha transportasi asal Madura memulai kesuksesannya dengan modal Rp10 ribu. Transportasi yang dijalankan Bus Pariwisata (PT Mandala Wisata Rangga Jaya).

Kesuksesan pria berusia 46 tahun itu bermula ketika dia masih menempuh studi di salah satu perguruan tinggi di Malang.

Dia kerap melakukan perjalanan ke berbagai kota dengan menaiki bus. Terutama ketika mendapat tugas lapangan untuk melakukan penelitian.

”Aslinya tidak nyambung dengan studi saya. Saya ambil ilmu sejarah di IKIP Malang (sekarang menjadi Universitas Negeri Malang atau UM),” tuturnya.

Karena sering bepergian mengendarai bus, dia pun tertarik belajar tata dan manajemen transportasi. Juga, tentang perhotelan, rumah makan, dan sebagainya.

Baca Juga  Tak Gengsi, Putri Hijab Sumut Jual Aneka Jus Buah di Pinggiran Jalan Stabat

Dengan bekal itulah dia perlahan-lahan paham dan mempraktikkannya setelah lulus kuliah.

”Sederhananya, semua yang berkaitan dengan traveling saya pelajari.Tapi dari sisi transportasinya ya, misalnya pemesanan hotel dan sebagainya,” ucapnya.

Tepat pada tahun 2000, dia mencoba peruntungan dengan menjadi penyambung bagi orang-orang yang membutuhkan jasa carter bus.

Modal yang dimilikinya saat itu hanyalah Rp 10.000, dia membuat semacam pamflet atau brosur yang berisi informasi jasa transportasi atau travel agent. Baik antarkota maupun provinsi.

”Tidak jarang pula saya mencoba mendatangkan bus dari jaringan yang saya punya. Sederhananya, saya hanya perantara bagi orang yang membutuhkan,” tambahnya.

Baca Juga  Dilarang Bayar Sewa, Pedagang: Harga Beras Naik Kali

Tahun 2013 menjadi awal Mukti Ali menemui kesuksesannya. Karena beranggapan sudah memiliki modal yang cukup, Mukti memberanikan diri untuk meminjam tambahan modal dari salah satu bank dengan program kredit usaha rakyat (KUR).

Modal itu dibelikan satu unit bus pada Subur Jaya asal Rembang Jawa Tengah.

”Kali pertama yang saya beli adalah Isuzu, sekitar Rp 700 juta. Enam bulan kemudian langsung balik modal. Bahkan, saya langsung nambah (unit), cash waktu itu,” ungkapnya.

Hingga hari ini, dalam satu bulan diperkirakan 15 hari setiap satu unit bus miliknya dipastikan ada yang order. Dia memang memilih fokus dalam bidang transportasi pariwisata.

Baca Juga  Pasar Sukaramai & Halat Dijadikan Pusat Jajanan Malam

Sebab, peluangnya lebih banyak daripada bus lain. ”Ya alhamdulillah, bisa dikatakan full dalam satu bulan. Saya tentu saja bersyukur,” ucapnya.

Dari berkah bisnis yang dijalaninya itu, Mukti mampu membuka lowongan pekerjaan. Baik sopir, kernet, hingga admin. Jumlah karyawan yang dimiliki saat ini sekitar 45 orang.

”Konsep saya dalam bisnis ini adalah harus bermanfaat bagi orang lain. Makanya, karyawan yang saya rekrut rata-rata tetangga sendiri,” tandasnya.(*)
Sumber: RadarMadura.id
Editor: M Afandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us