AXIALNEWS.id | Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri kegiatan Baitul Arqam Paripurna (pelatihan dan kaderisasi) Pemuda Muhammadiyah.
Kegiatan itu, dihadiri Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia serta seluruh ortom Muhammadiyah yang digelar di Hotel Le Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (2/7/24).
“Selamat Datang ke Kota Medan, Atas nama Pemko Medan saya mengucapkan terima kasih kepada Pemuda Muhammadiyah yang telah menggelar kegiatan Baitul Arqam Paripurna di kota Medan,” sebut Bobby saat menghadiri jamuan makan malam dengan Pemuda Muhammadiyah.
“Mudah-mudahan kegiatan ini membawah keberkahan, tidak hanya untuk kota Medan tapi seluruh kader Pemuda Muhammadiyah,” sambungnya.
Dalam momen yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, Bobby Nasution yang hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan dan Kepala Kesbangpol Andi Mario menitipkan pesan kepada Pemuda Muhammadiyah untuk dapat mengambil perannya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kita ketahui bersama bahwa bangsa Indonesia memiliki cita-cita besar yakni mewujudkan Indonesia Emas 2045, diprediksi nantinya kita akan masuk ke tingkat empat besar perekonomian terbesar di dunia. Saya berpesan Pemuda Muhammadiyah bersiap dalam mempersiapkan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045”, jelas Bobby.
Menurut Bobby ada satu hal permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama-sama di Sumatera Utara khususnya Kota Medan agar Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.
Permasalahan tersebut adalah Provinsi Sumut termasuk kota Medan didalamnya menjadi peringkat pertama di Indonesia dalam hal penyalahgunaan narkoba.
“Permasalahan ini jika tidak bisa kita selesaikan bersama-sama, saya menilai Indonesia Emas 2045 bisa terwujud tapi kita yang ada di Sumatera Utara termasuk Kota Medan bukan bagian dari Emasnya,” sebutnya.
“Ini PR kita semuanya, apakah nantinya Provinsi Sumut menjadi penopang atau hanya menjadi beban saat Indonesia Emas 2045″, pungkasnya.
Wakil Ketua II PPPM, Nurhadianto memaparkan, Baitul Arqam adalah suatu proses pengkaderan paling tinggi di PPPM dan para kader yang ikut Baitul Arqam maka akan berkesempatan untuk memiliki tiket untuk maju di kepengurusan tingkat nasional.
“Pelaksanaan Baitul Arqam ini diikuti Pemuda Muhammadiyah dari 15 provinsi. Kader yang mengikuti kegiatan ini adalah mereka yang siap untuk menjemput tiket guna menjadi pengurus Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah”, jelasnya.
Menurut Nurhadianto, Pemuda Muhammadiyah khususnya di Sumut dan kota Medan siap untuk bersama Pemko Medan guna membesarkan dan mengembangkan serta memajukan kota Medan.
“Kami Pemuda Muhammadiyah sangat mendukung penuh program Pemerintah baik itu Pemerintahan pusat dan Pemerintah Daerah. Oleh karenanya kami siap dilibatkan dalam menjalankan program pembangunan”, sebutnya.(*)