Digitalisasi Indonesia Belum Merata, Metaverse Tetap Melaju

Berlagsungnya diskusi yang diselenggarakan Forum Diskusi SMSI Lingkar Merdeka, di Kantor SMSI Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu 2 Februari 2022.(Sumber Istimewa/SMSI).
Iklan Pemilu

Menurut Tedy Tri Tjahyono (dari Bukit Algoritma), sekarang ini masih di era 4.0, belum masuk 5.0. Nanti menurut perkiraan, kalau sudah memasuki era 5.0 orang sedang melamun, atau sedang berpikir, isi pikirannya bisa di-download. Dan, ini belum terbayangkan bagaimana teknologinya.

Baca Juga  Pembuatan MPP, Bupati Langkat Tunggu Intruksi Gubsu

Sepakat dengan Budiman, Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan pihaknya telah mengajak seluruh anggotanya berjumlah 1.700 pemilik perusahaan media siber untuk beradaptasi dengan teknologi terbaru, metaverse dan pola bisnisnya.

Bahkan SMSI juga membentuk jaringan di kalangan remaja di seluruh Indonesia dengan nama Millennial Cyber Media.

“Semua ini berjalan seiring dengan teknologi digital terbaru,” kata Firdaus.

Baca Juga  Khutbah Pendek Syeikh Abdul Qodir Al-Jailani Miliki Hikmah Mendalam

Sementara itu, Ervik Ari Susanto berharap pemerintah membantu menyediakan jaringan infrastruktur pendukung internet di seluruh Indonesia. Hal ini penting untuk pemerataan pemanfaatan digital untuk berbagai keperluan, terutama pengembangan ekonomi di seluruh Tanah Air.

“Tujuannya ya membawa kemajuan luhur bangsa Indonesia, untuk kesejahteraan bangsa ini,” tutur Budiman. (*)

  • Reporter : Joko Edi S
  • Editor : Anoriyan Yusuf
Baca Juga  Bupati Taput Eks Wartawan, Inovasinya Sukses Membangun dari Desa

Halaman: 1 2Tampilkan Semua
Berita Lainnya

Contact Us