Empat Prinsip Mahapatih Gajah Mada Jadi Pegangan Polisi Indonesia

Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachman Wibowo bersama Forkopimda, Senin (1/7/24) pada upacara peringatan HUT ke-78 Bhayangkara di halaman Mapolda Sumsel, Palembang, Sumsel. (axialnews)

AXIALNEWS.id | Mahapatih Gajah Mada adalah tokoh penting dalam sejarah kemajuan Kerajaan Majapahit di tanah Jawa.

Gajah Mada merupakan tokoh yang berhasil mempersatukan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit.

Sumpah Palapa adalah sumpah yang diucapkan Gajah Mada untuk mempersatukan nusantara. Ia menyatakan tidak memakan buah palapa sebelum seluruh kerjaan di Nusantara berhasil ditaklukkan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut isi Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada.

“Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.

Berikut arti Sumpah Palapa.

Baca Juga  Manfaat Kesehatan dari Minyak Kelapa Hingga Proses Pembuatannya

“Kamu Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Kamu Gajah Mada, “Jika telah menundukkan seluruh Nusantara dibawah kekuasaan Majapahit, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa”

Sementara Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol A Rachman Wibowo menyatakan bahwa Polri memegang teguh empat prinsip Patih Gajah Mada dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Gubsu Edy Berencana Revitalisasi Museum Perjuangan Sumut

Empat prinsip Patih Gajah Mada yang dipegang Polri, yaitu:

  • Haprabu (setia pada pemimpin negara),
  • Hanyaken Musuh (mengenyahkan musuh negara),
  • Gineung Pratida (mempertahankan negara), dan
  • Tan Satrisna (ikhlas dalam bertugas).
Baca Juga  Hari Kesadaran Nasional Meningkatkan Pengabdian ASN

“Ini keempat prinsip yang terus dipegang setiap anggota Polri, dan kita juga harus berpikir untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya,” ujar Rachman.

Disampaikannya pada upacara peringatan HUT ke-78 Bhayangkara di halaman Mapolda Sumsel, Palembang, Sumsel, Senin (1/7/2024).(*)
Reporter: M Alzi
Editor: M Afandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us