Hukum Wanita Haid Baca Al-Qur’an di HP Menurut Buya Yahya

Ilustrasi membaca kita suci Al Qur’an. (shutterstock)

Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya mengatakan, jawaban pertanyaan tersebut terbagi menjadi dua bahasan, yaitu soal menyentuh dan membaca Al-Qur’an lewat HP bagi wanita haid.

Dua bahasan itu bukan masalah HP-nya, tapi hukum asal wanita haid menyentuh dan membaca Al-Qur’an-nya.

Buya Yahya menjelaskan, wanita yang dalam keadaan haid mutlak tidak boleh menyentuh mushaf.

Baca Juga  Tadarusan Al Quran pada Ramadan Dianjurkan, Ini Dalil & Penjelasannya

Mushaf adalah Al-Qur’an yang ada lembarannya, dan termasuk dihukumi mushaf adalah HP yang disengaja membuka aplikasi Al-Qur’an.

“Kecuali kepencet. Kepencet bukan niat buka tapi kelihatan (Al-Qur’an) langsung tutup. Tapi kalau dia mencari dan membuka (secara sengaja) sama seperti membuka mushaf,” jelasnya dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Jumat (7/6/2024).

Baca Juga  Vaksinasi Capai 70 %, Lokasi Wisata di Buka & Hajatan di Bolehkan

“Maka dia memegangnya dan menyentuhnya adalah haram bagi seorang wanita dalam keadaan haid,” sambung Buya Yahya.

Pengasuh LPD Al Bahjah ini menegaskan, keharaman wanita haid menyentuh Al-Qur’an baik di HP maupun mushaf langsung tidak bisa ditawar.

Hal tersebut ditegaskan oleh imam mazhab empat (Imam Syafi’i, Imam Hambali, Imam Hanafi, dan Imam Malik), yang membolehkan adalah Imam Dawud azh-Zhahiri.

“Mazhab empat semuanya mengatakan menyentuh Al-Qur’an hukumnya adalah haram bagi seorang wanita dalam keadaan haid, kecuali dalam Mazhab Syafi’i ada pembahasan jika dibarengi dengan yang lainnya dengan model empat niat yang berbeda beda,” tuturnya.

Halaman: 1 2 3 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us