Tujuannya agar tidak adalagi opini negatif yang berkembang di tegah – tegah masyarakat Binjai. Serta agar terwujudnya visi misi kota Binjai yang cerdas, berbudaya dan menjadi kota religius.

Hal ini perlu menurut Ustadz Saifullah yang juga menjabat Ketua Forum Umat Islam (FUI) kota Binjai. Sebab pihaknya menilai, saat ini ada pembentukan opini negatif oleh pihak tidak bertanggungjawab . Bahwa di kota Binjai terbuka terhadap apa saja yang bersifat kesenian, walau kesenian tersebut melanggar budaya dan adat istiadat di kota rambutan.
Terakhir, Ustadz Saifullah menegaskan atas nama FUI dan Presidium Ormas Islam kota Binjai, sangat mengutuk segala bentuk kegiatan LGBT di kota Binjai.
“Kami meminta pihak terkait Pemko Binjai, Kepolisian dan MUI kota Binjai segera meninjau kembali izin acara tersebut, atau memberikan sangsi tegas berupa penutupan acara,” tandasnya dari ujung seluler. (fm/ano)