AXIALNEWS.id | Natural Gas Liquids (NGL) adalah fraksi hidrokarbon yang lebih berat yang ditemukan bersama Gas Alam (Natural Gas) mentah di sumur pengeboran. NGL bukan Gas Alam (terutama Metana) dan juga bukan Minyak Mentah, melainkan berada di tengah-tengah.
Senyawa ini berada dalam fase gas di reservoir, tetapi dengan mudah terkondensasi menjadi cair pada suhu dan tekanan yang relatif rendah dibandingkan Metana.
Peran NGL sangat vital dalam industri energi modern, bertindak sebagai jembatan penghubung antara sektor produksi gas dan industri hilir seperti penyulingan bahan bakar dan petrokimia.
NGL adalah campuran hidrokarbon mulai dari etana hingga pentana dan lebih berat, yang dipisahkan dari Gas Alam mentah melalui proses pengolahan gas (gas processing plant).
| Komponen | Rumus Kimia | Kegunaan Utama |
| Etana | C2H6 | Bahan baku utama industri petrokimia (membuat etilena) |
| Propana | C3H8 | LPG (bahan bakar, pemanas), bahan baku petrokimia |
| Butana | C4H10 | LPG (dicampur propana), blending bensin, bahan baku petrokimia |
| I-Butana | i-C4H10 | Bahan baku alkilasi (membuat bensin oktan tinggi) |
| Pentana & Lebih Berat | C5H12+ | Natural Gasoline (blending bensin), pelarut |
Proses pemisahan NGL dari metana (gas yang lebih ringan) dilakukan melalui dua metode utama, yakni:
Kontribusi NGL tersebar luas, mulai dari energi rumah tangga hingga produk plastik kompleks.
1. Bahan Baku Petrokimia (Etana dan Propana)
Inilah peran NGL yang paling penting secara industri. Etana dan Propana adalah feedstock utama untuk produksi olefin, yang merupakan blok bangunan industri plastik dan kimia.
Industri petrokimia yang berbasis NGL, khususnya Etana, cenderung memiliki biaya produksi yang lebih rendah dibandingkan yang menggunakan nafta (dari minyak mentah), membuat NGL menjadi pendorong utama pertumbuhan industri kimia global.
2. Bahan Bakar Energi (Propana dan Butana)
Propana dan Butana adalah komponen utama dari Liquefied Petroleum Gas (LPG).
3. Peningkatan Kualitas Bahan Bakar Transportasi (Butana dan Pentana)
NGL juga berperan penting dalam proses penyulingan minyak (refinery).
NGL jauh lebih dari sekadar produk sampingan gas alam. Jenis ini adalah komoditas bernilai tinggi yang mendukung dua sektor industri raksasa: petrokimia dan energi/bahan bakar.
Ketersediaan NGL yang melimpah dan harga yang kompetitif telah mendorong revolusi dalam produksi plastik dan energi, menjadikannya salah satu elemen paling strategis dalam rantai pasokan energi global.
Dalam konteks rantai pasok energi dan petrokimia yang semakin terintegrasi, peran Natural Gas Liquids juga tidak terlepas dari penguatan infrastruktur dan pengelolaan gas bumi nasional.
PGN LNG Indonesia, sebagai bagian dari grup PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), berperan strategis dalam mendukung pemanfaatan gas dan produk turunannya melalui pengembangan fasilitas LNG yang andal dan efisien.
Dengan fokus pada penyediaan energi gas yang lebih bersih, fleksibel, dan kompetitif, PGN LNG Indonesia turut memperkuat fondasi industri energi dan petrokimia Indonesia, sekaligus mendorong transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan dan bernilai tambah tinggi.(*)