Polisi Ungkap Penyeludupan Moge & Ayam Siam Rp 20 M dari Thailand

Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan saat mengecek barang yang disita  di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Selasa (4/6/24). (axialnews)

AXIALNEWS.id | Polda Sumut berkordinasi dengan Kodam I/Bukit Barisan (BB) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal senilai Rp 20 miliar dari Thailand masuk ke Indonesia. 

Barang berhasil disita terdiri dari sepeda motor gede (moge) yaitu Honda Afrika Win 1.100 CC, Honda SP Pro 150 CC, BMW F 850 CC, Harley Davidson SPI 1.200 CC.

Juga Triumph Bonneville 1.200 CC, Kawasaki Ninja dan Honda Trail 250 CC, Kawasaki (nomor rangka rusak dan hancur). 

Lalu, ada tiga unit Vespa, dua unit Harley Davidson, empat motor Triumph, 31 kotak sparepart asal Thailand.

Selain itu, lima kotak obat-obatan ayam asal Thailand, dua ekor anjing Pitbull warna belang (kuning pudar), 10 kotak sparepart, dan 63 ekor ayam siam. 

Baca Juga  Gelar Aniversary ke-5 Tahun, Kijang Krista Korwil Sumut Solidkan Kekeluargaan

Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan, dalam kasus ini pihaknya mengamankan lima orang tersangka, di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Selasa (4/6/24)

Kelimanya masing-masing berinisial WRD, PND, PTP, SHDN dan AS. Sementara dua orang lain, yakni SB dan HN masih dalam proses pencarian (DPO). 

“Barang-barang selundupan ini masuk dari Aceh, kemudian dibawa ke Medan untuk selanjutnya akan dibawa ke Jawa,” sebutnya didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan.

Baca Juga  Sosok "Ratu Morayya Fonaentin" peserta Puteri Anak Indonesia 2023

Agung memaparkan, peristiwa ini terungkap berawal pada Senin (20/5/24).

Saat itu, sekitar pukul 10.30 WIB, personel Intel Kodam I/BB bersama personel Ditreskrimsus Polda Sumut mengamankan dua unit mobil truk muatan di Jalan Besilam, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat.  

Kemudian, dari hasil pengembangan petugas Ditreskrimsus Polda Sumut menemukan empat unit Moge dan 10 sparepart sepeda motor digudang milik AS di kawasan Kualanamu, Deliserdang. 

“Hasil penyidikan, sepeda motor dan suku cadang itu adalah barang bekas yang diimpor/dibeli dari luar negeri,” sebutnya.

“Hal itu melanggar aturan sesuai Permendagri Nomor 8 Tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 tahun 2023 tentang kebijakan dan pengaturan impor,” paparnya.  

Agung mengatakan, dalam kasus ini pihaknya menjerat para pelaku dengan Pasal 112 ayat 2 dan/atau Pasal 106 UU RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan Jo Pasal 55 dan/atau Pasal 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar. 

Baca Juga  Razia Malam, Polda Sumut Amankan 14 orang Positif Narkoba

Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan menambahkan, saat pengungkapan, awalnya pihaknya sempat mengira barang-barang ini adalah narkoba.

Namun, setelah diperiksa ternyata merupakan sepeda motor dan hewan-hewan yang akan diselundupkan.(*)

  • Reporter: M Alzi
  • Editor: R Hamdani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us