Raimuna Sumut VIII Resmi Ditutup, Ini Pesan Syah Afandin ke Peserta

Rangkaian penutupan Raimuna Sumut VIII Gerakan Pramuka Provsu. (Istimewa)

AXIALNEWS.id | Plt Bupati Langkat Syah Afandin pimpin upacara penutupan Raimuna Daerah ke VIII Gerakan Pramuka Provinsi Sumatera Utara, di Lapangan Alun-alun T Amir Hamzah Stabat, Sabtu 8 Juli 2023.

Penutup ditandai pemukulan gong dan pelepasan bet peserta Raimuna oleh Plt Bupati Langkat. Serta menyanyikan lagu Raimuna oleh seluruh peserta bersama Plt Bupati Langkat sambil bertepuk tangan dengan serantak.

Afandin diamanatnya berpesan kepada peserta agar memaknai ilmu dan pengalaman yang didapat selama mengikuti Raimuna, sehingga dapat melahirkan generasi muda yang aktif, kreatif, handal dan mandiri.

Jadikan kegiatan ini, ujar Ondim sapaan akrab Plt Bupati Langkat, sebagai ajang mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas diri untuk bekal menjadikan diri sebagai generasi penerus Harapan Bangsa dengan tetap berpedoman kepada Dasa Darma dan Trisatya Pramuka dalam ikut serta mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Saya juga mengucapkan selamat jalan bagi para peserta dan para pembina serta pendamping. Selamat kembali ke daerah masing-masing. Terhadap yang baik dari Langkat mohon jadikan ingatan akan tetapi untuk ketidaksempurnaan kami mohon agar dapat dimaklumi,” ujarnya.

Baca Juga  Safari Subuh, Dir Binmas Polda Sumut Bagikan 30 Paket Sembako ke Jamaah

Atas nama pribadi dan kedinasan, Ondim mengucapkan terima kasih kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Langkat dan seluruh pihak yang turut serta sekuat tenaga tanpa mengenal lelah untuk mensukseskan kegiatan (Raimuna) ini.

“Kiranya upaya maksimal yang telah kita lakukan dapat diterima dengan baik oleh para peserta dan para pembina/pendamping, di mana kita menyadari bahwa mungkin masih terdapat banyak kekurangan dalam beberapa hal, oleh karenanya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan tersebut,” ujar Ondim.

Ketua Sangga Kerja, Rudy Rifalgi mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang mendukung penuh kegiatan, khususnya kepada Kakak Syah Afandin selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Langkat, yang mau menerima Langkat sebagai Tuan Rumah Raimuna Daerah Sumatera Utara VIII.

Baca Juga  Walikota Binjai Ingin Kompetensi Pelaku Pengadaan Barang & Jasa Meningkat

“Tentu dengan kerjasama yang baik dan semangat yang kuat, telah terlaksana dengan baik dan sukses kegiatan Raimuna Daerah Sumut VIII ini sampai akhir ,” sebutnya.

Ia menjelaskan bahwa Raimuna ini merupakan suatu kegiatan ajang pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega usia 16-25 tahun. Kegiatan ini sering dinamakan sebagai pestanya Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Sumut khususnya.

“Peserta Raimuna berasal dari 24 Kwartir Cabang di Sumut. Jumlah peserta 1.776 orang, pimpinan kontingen 69 orang, pembina/pendamping 105 orang total keseluruhan berjumlah 1.950 orang,” papar Rudy Rifalgi.

Giat ini bertemakan “Pramuka Beraksi Sumatera Utara Bermartabat” dan mempunyai slogan “AKSI (Aksi, Kreatif, Solutif)”. Tujuannya menciptakan Pramuka Penegak dan Pandega se-Sumut untuk mencapai tingkatan Pramuka Garuda. “Sehingga kita bisa mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045,” ujar Rudy Rifalgi.

Baca Juga  Konflik Lahan Eks HGU PTPN II di Binjai Timbulkan Kerugian Sosial Ekonomi

Adapun kegiatan Raimuna yakni kegiatan rutin dan umum. Serta Rotasi antara lain Garuda Challangers tentang tantangan, Garuda Warior tentang keterampilan, Garuda Global Development Village tentang pengetahuan, Garuda Technopreneur tentang teknologi dan kewirausahaan, dan Saka Academy tentang kesakaan.

Adapun kegiatan lainnya seperti Raida Culture Festival, Wisata, kegiatan dari pimpinan kontingen dan pembina/pendamping.

Raimuna Daerah Sumut VIII ini dilaksanakan selama lima hari pada 3 – 8 Juli 2023, bertempat di Bumi Perkemahan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Langkat.

“Giat ini digagas dan diprakarsai awalnya oleh sejumlah pemuda-pemudi Sumut, yang semula dinamakan sebagai Kelompok Kerja Raidasu . Selanjutnya ide-ide yang diusulkan tersebut dijalankan bersama-sama dengan puluhan pemuda-pemudi Sumut yang selanjutnya disebut sebagai sangga kerja bukit barisan,” ungkap Rudy Rifalgi.(*)
Reporter: Ajeni Sutiyo
Editor: Fakhrur Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us