RI Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Dua untuk Palestina Sebesar Rp 30 M

Pelepasan Bantuan Kemanusiaan yang Dikirim ke Palestina Oleh Presiden RI (Kemkes)

AXIALNEWS.id | Aksi kekejaman Israel sudah banyak menelan korban jiwa. Sampai saat ini, berbagai cara dan upaya dilakukan untuk membantu korban-korban dari kebiadaban zionis Israel yang ada di Palestina.

Dilansir dari artikel detikfinance, Indonesia kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan ke Palestina.

Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) atau Indonesian AID mengatakan Rabu dini hari ini bantuan obat-obatan dan perlengkapannya medis baru saja dilepas ke Palestina.

Jumlah bantuan itu cukup besar, nominalnya terhitung US$ 2 juta atau sekitar Rp 30,8 miliar (kurs Rp 15.400). Bantuan dilepas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Baca Juga  Pemkab Langkat Doakan Palestina Terbebas dari Penjajahan Israel

Sebelumnya Pemerintah Indonesia telah mengirim bantuan untuk Palestina pada hari Senin tanggal 20 November 2023 dan telah dilepas oleh Presiden RI di Lanud Halim Perdanakusuma, keterangan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Ubaidi Socheh Hamidi.

Baca Juga  Bukan Berlian, Graphene Material Terkuat di Dunia

Bantuan kemanusiaan ini akan diterbangkan dengan pesawat carter Airbus A330-900neo milik maskapai Lion Air dengan rute direct flight dari Jakarta menuju Bandara El-Arish Mesir.

Pesawat dijadwalkan lepas landas pukul 04.30 WIB, dan diperkirakan mendarat di Mesir pada hari yang sama pukul 11.00 waktu setempat.

Bantuan akan diserahkan kepada UNRWA (Badan PBB yang bertanggung jawab menangani pengungsi Palestina) melalui Egyptian Red Crescent (Bulan Sabit Merah Mesir), selanjutnya pihak UNRWA akan mendistribusikan bantuan untuk masyarakat Palestina yang terdampak.

Dalam kesempatan terpisah Direktur Utama LDKPI Tormarbulang Lumbantobing mengungkapkan bahwa obat-obatan dan perlengkapan medis yang diberangkatkan sejumlah 55 palet.

Baca Juga  Rahudman: Karang Taruna itu Agen Sosial yang Tidak Boleh Dipolitisir

Bantuan tersebut didanai oleh LDKPI atau Indonesian AID, dengan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Keuangan. (*)

Editor : Nur Adilasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us