Surah An Nas Miliki Keutamaan Terhindar dari Godaan Setan & Obat Penawar

Ilustrasi Surah Al- Quran. (shutterstcok)

AXIALNEWS.id | Tahukah kamu? Surah An Nas miliki banyak keutamaan jika rutin mengamalkannya. Fadilahnya mendapat perlindungan Allah hingga menjadi obat.

Surah An Nas merupakan surat ke-114 dalam Al-Quran sekaligus menjadi surat terakhir. Surah ini memiliki 6 ayat dan termasuk kelompok surat mu’awwidzatain.

Dilansir dari detikHikmah yang mengutip buku Mencari Pahala Disaat Haid oleh Ratu Aprilia Senja, surat Al Mu’awwidzatain adalah surah yang terdiri dari dua surah terakhir dalam Al-Quran yaitu surah Al Falaq dan An Nas.

Al Mu’awwidzatain sendiri diambil dari awalan kedua surah yang sama-sama menggunakan kata A’uzu (aku berlindung).

Sedangkan dalam buku Tafsir al Munir, kedua surah Al Mu’awwidzatain juga dikenal dengan sebutan al Muqasyataan yang mampu membebaskan manusia dari sifat munafik

Tafsir Surah An Nas

Berdasarkan Tafsir Ibnu Katsir, ketiga ayat pertama dalam surat An Nas merupakan sebagian dari sifat-sifat Allah SWT, yaitu sifat Rububiyah (Tuhan), sifat Al-Mulk (Raja), dan sifat Uluhiyyah (Yang disembah).

Baca Juga  Tangguhnya Nakhoda YONG GANAS Membelah Gelombang

Dia adalah Tuhan segala sesuatu, Yang memilikinya dan Yang disembah oleh semuanya. Maka segala sesuatu adalah makhluk yang diciptakan-Nya dan milik-Nya serta menjadi hamba-Nya.

Orang yang memohon perlindungan diperintahkan agar dalam permohonannya itu menyebutkan sifat-sifat tersebut agar dihindarkan dari kejahatan godaan yang bersembunyi, yaitu setan yang selalu mendampingi manusia.

Karena sesungguhnya tiada seorang manusia pun melainkan mempunyai qarin (pendamping)nya dari kalangan setan yang menghiasi perbuatan-perbuatan fahisyah hingga kelihatan bagus olehnya.

Setan itu juga tidak segan-segan mencurahkan segala kemampuannya untuk menyesatkannya melalui bisikan dan godaannya, dan orang yang terhindar dari bisikannya hanyalah orang yang dipelihara oleh Allah SWT.

Keutamaan Membaca Surah An Nas

  1. Menjaga dari keburukan

Mengutip dari buku Keutamaan Al Qur’anul ‘Adzim oleh Ahmad Abdul Jawwad, disebutkan membaca surat An Nas dapat menjaga dari suatu keburukan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,

قل قل هو الله أحد والمعوذتين حين تمسي وحين تصبح ثلاث مرات تكفيك من كل شيء

Baca Juga  Ingin Jadi Content Creator, Fikranjabbart: Mulai aja dulu

Artinya::”Bacalah ‘Qul huwallaahu ahad’ (Al-Ikhlash) dan Al-Mu’awwidzatain (An-Naas dan Al-Falaq) di sore hari dan pagi hari sebanyak 3 kali, niscaya engkau akan terjaga dari segala sesuatu (keburukan). “(HR. Ahmad, Tirmidzi dan Nasa’i dari ‘Abdullah bin Khubaib)

  1. Mendapat perlindungan Allah

Seorang muslim yang hendak memohon perlindungan dianjurkan membaca surat An Nas. Dalam hadis dari Uqbah bin Amir RA mengumumkan bahwa Rasulullah pernah bersabda kepadanya:

“Wahai Uqbah, maukah kuberitahukan kepadamu sebaik-baik surat yang dibaca? Yaitu Qul a’uudzubi rabbil falaq (yaitu surah Al-Falaq) dan Qul a’uudzubi rabbinnaas (yaitu surah An-Nas). Wahai Uqbah, bacalah keduanya setiap kali engkau akan tidur dan setiap engkau bangun. Tidaklah seseorang meminta dan tidaklah seseorang berlindung dengan surah seperti itu (melainkan dilindungi oleh Allah)”. (HR Hakim)

  1. Mengobati berbagai penyakit

Bahkan surah An Nas juga dapat memberi manfaat sebagai obat ketika sakit. Imam Malik meriwayatkan dari Aisyah RA bahwasanya:

Baca Juga  HUT ke-7, SMSI Madina Salurkan Bantuan ke Anak Yatim & Duafa

“Jika Rasulullah merasa sakit, maka beliau membacakan untuk dirinya Al-Mu’awwidzatain dan meniupkan. Dan ketika rasa sakitnya semakin parah, maka aku yang membacakan kepada beliau Al-Mu’awwidzatain, lalu aku mengusapkan tangan beliau kepadanya dengan mengharapkan berkahnya.” (HR Bukhari, Muslim, & Abu Dawud).

Demikian keutamaan membaca surah An Nas. Amalan ini dapat dikerjakan setiap hari setelah salat fardhu ataupun ketika hendak tidur.

Bacaan Surat An Nas

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ

  1. Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,

مَلِكِ النَّاسِۙ

  1. Artinya: raja manusia,

اِلٰهِ النَّاسِۙ

  1. Artinya: sembahan manusia

مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ

  1. Artinya: dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi

الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ

  1. Artinya: yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,

مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ

  1. Artinya: dari (golongan) jin dan manusia.”*
    Sumber: detiksulsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us