AXIALNEWS.id – [dibaca: exsil nius] – Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdako Binjai, Meidy Yusri mengungkapkan, orientasi TPK dilaksanakan untuk memberi bekal tambahan terhadap TPK yang ada di Kota Binjai, berjumlah 200 tim atau 600 orang.
“Saya harapkan kepada seluruh kader TPK agar mampu memberikan pemahaman, edukasi dan pendampingan atau konseling kepada keluarga, sehingga mereka akan memahami dan dapat merencanakan kehidupan berumah tangga yang sejahtera,” ujarnya saat membuka Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kota Binjai, di Aula Diklat BKD Binjai, Selasa (11/4/2023).
Hadir Kadis PPKB Kota Binjai Afwan, perwakilan PKK Kota Binjai Anita Fitri Anggraini, serta para kader TPK se-Kota Binjai.
Meidy Yusri menjelaskan sumber daya manusia (SDM) merupakan elemen strategis bangsa, dan menjadi sasaran sekaligus pelaku pembangunan. Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas, salah satu unsur yang harus ditingkatkan adalah kualitas pembangunan keluarga.
Menurutnya pembangunan keluarga tidak hanya meliputi pembangunan fisik, namun peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan penguatan mental untuk menjadikan masyakat yang produktif dan mandiri.
Dijelaskan Meidy, TPK merupakan sekelompok tenaga yang bertugas untuk melaksakan pendampingan meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial kepada calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, anak usia 0-59 bulan.
“Serta melakukan surveilans keluarga beresiko stunting untuk mendeteksi dini faktor-faktor resiko terjadinya stunting,” ujar Asisten III Setdako Binjai itu.(*)
Reporter: M Surbakti
Editor: R Hamdani