AXIALNEWS.id | Sebanyak 23 Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (PMWC NU) Kecamatan se-Kabupaten Langkat dilantik, Sabtu (19/8/2023).
Hadir Wagub Sumut Musa Rajekshah, Plt Bupati Langkat Syah Afandin, Wakil Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa, Ketua PWNU Sumut Marahalim Harahap, Ketua PC NU Langkat Zulfan Efendi, Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat, Rektor UINSU Prof Nurhayati, Ketua MUI Langkat Zulkifli Ahmad Dian, Ketua Ikatan Pesantren Langkat Muhamad Darwis, Ketua Baznas Langkat Thantawi Jauhari, Forkopimda Langkat dan jajaran pengurus MWCU NU Langkat, di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, Langkat, Sabtu (19/8/2023).
Usai menghadiri pelantikan, Wagub mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus dan berharap sinergi antara NU dan Kabupaten Langkat semakin kuat. “Khususnya dalam menjaga kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama,” ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.
NU Langkat, dilanjutkan Ijeck, jadi salah satu basis NU di Sumut, sejarahnya cukup panjang sejak tahun 80-an. Ia pun berharap Pengurus MWCU NU Langkat bisa kompak membangkitkan kembali semangat tersebut.
“Jaga kebersamaan, kekompakan karena kita tak bisa berbuat apapun tanpa kebersamaan, ketua tak bisa bergerak tanpa jajaran pengurusan, begitu juga pengurus tak bisa bergerak tanpa ada anggota,” kata Ijeck yang juga menjabat sebagai Mustasyar PWNU Sumut.
Sementara Bupati Langkat Syah Afandin menyambut baik kegiatan ini, khususnya kehadiran Wagub di Kabupaten Langkat. Ia pun berharap ke depan bersama NU Langkat bisa bersama-sama menjaga ketertiban dan kerukunan antar umat di Kabupaten Langkat, khususnya pada tahun politik, 2024 mendatang.
Menurut Ondim, sapaan akrabnya, kegiatan seperti ini semua bertujuan untuk menyatukan umat di Langkat. “Kami mempunyai visi dan misi menjadikan Langkat bumi yang religius dalam arti untuk memahami apa yang di perintahkan agama,” ujarnya.
“Saya juga bagian dari NU dan kita sepakat jadikan Langkat menjadi bumi religi. Kita akan memasuki kontestasi di 2024, saya berharap NU jangan sampai memecah belah antara warga NU di Indonesia, NU merupakan organisasi terbesar di Indonesia yang mempunyai potensi suara 20-25% di Indonesia,” tambahnya.(*)
Reporter: Ajeni Sutiyo
Editor: Fakhrur Rozi