Ini Beragama Aspirasi Warga Perkebunan Turangi di Reses DPRD Langkat

Anggota DPRD Langkat Ismed Barus pada reses di Desa Perkebunan Turangi, Kecamatan Bahorok. (Istimewa)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Anggota DPRD Langkat Ismed Barus mendengarkan beragama keluhan dan aspirasi warga Desa Perkebunan Turangi, Kecamatan Bahorok, Langkat saat reses, Kamis (8/6/2023). Berikut beragama aspirasi disampaikan warga.

Rani mengeluh soal Kartu Indonesia Sehat (KIS) diblokir sehingga tidak bisa digunakan dan sulit diaktifkan. Akibatnya pemegang KIS kewalahan ketika hendak berobat atau keperluan kesehatan.

Rani mengungkapkan pihaknya merasa heran dan penasaran akibat blokiran itu, akibatnya KIS diganti menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) berbayar.

Ia pun memohon kepada anggota DPRD Langkat Ismed Barus untuk dapat mencari solusi dan membantu.

Baca Juga  Peringati HUT ke-77 Guru, Afandin: Guru Penentu Peradaban Bangsa

Kemudian Tori Fadlan mengusulkan pembenahan parit leaning di Dusun 2 Karang Rejo Desa Perkebunan Turangi. “Dimusim hujan kediaman saya, kerap kebanjiran akibat saluran parit leaning kurang lancar, ini terjadi sudah cukup lama,” jelas Tori.

Lalu Dian, memohon kiranya Pemkab Langkat peduli dengan pendidikan anak penyandang distabilitas.

Terakhir Munip, tokoh agama desa itu mempertanyakan proses pengurusan sertifikat tanah gratis Program Nasional (Prona) Badan Pertahanan Nasional (BPN).

Menanggapi KIS, Ismed Barus menjelaskan akan memfasilitasi hal dimaksud ke dinas terkait dan menjadi catatan khusus pihaknya.
Anggota Komisi B DPRD Langkat itu juga menghimbau masyarakat agar kiranya senantiasa mengecek KIS atau kartu BPJS agar cepat mengetahui keaktifan masa berlaku kartu.

Baca Juga  Identitas Pelaku Pembakaran Warga Langkat Sudah Diketahui

“Di Desa Perkebunan Turangi ini ada 92 warga pemegang KIS, coba dicek keaktifannya ke dinas terkait di Pemkab Langkat, agar saat dibutuhkan dengan mudah dapat dipergunakan,” himbaunya.

Untuk aspirasi lainnya, legislator dari Partai Nasdem itu pun memaparkan akan merangkum semua usulan warga guna dibahas di komisi dan disampaikan ke Pemkab Langkat.

Baca Juga  Bina Mu’allaf, Gadis Belia Tinggal Di Kaki Gunung Sibayak Mengajar Tahfiz

“Mari kita koordinasi dengan komunikasi baik untuk pencapaian pembangunan yang lebih baik. Menjadi tanggung jawab kita bersama dalam membangun, ujung tombak pembangunan berawal dari kepala dusun, kepala desa hingga pemerintah kecamatan sampai ke pusat,” jelasnya.

Reses ini bertema reses menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan. Diakhir kegiatan warga menerima bingkisan sembako berupa minyak goreng dan gula putih dari Ismed Barus.(*)
Editor: Fakhrur Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us