AXIALNEWS.id | Setiap menteri membidangi urusan tertentu untuk membantu Presiden dalam mengurus pemerintahan.
Meski tugasnya melimpah dan berat, ternyata gaji menteri negara nggak terlalu berbeda dengan gaji sebagian masyarakat Indonesia kelas menengah.
Berdasarkan informasi yang didapat dari gajimu.com, setiap menteri negara di Indonesia menerima gaji pokok sebesar Rp 5.040.000 dan tunjangan jabatan Rp 13.608.000. Jadi kalau ditotal dalam sebulan gaji dan tunjangan jabatan seorang menteri sebesar Rp 18.648.000.
Namun kenyataannya, nggak sedikit pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam kabinet Indonesia Maju memiliki harta jauh di atas jumlah pendapatan yang diterimanya per bulan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Artinya kalau cuma mengandalkan dari gaji aja, rasanya nggak mungkin bisa punya kekayaan yang begitu fantastis
Mengutip dari akun Instagram @rumahpengusaha, simak yuk siapa aja menteri-menteri tajir melintir itu dan darimana sumber kekayaannya.
Menteri yang fasih berbahasa Perancis, Jerman, Inggris dan Belanda ini memiliki kekayaan lebih dari Rp2 triliun.
Prabowo memiliki beberapa perusahaan di bidang pertambangan, yakni PT Nusantara Energi dan PT Nusantara Kaltim Coal.
Selain itu Prabowo juga punya bisnis di bidang perkebunan, yakni PT Tusam Hutani Lestari, PT Tanjung Redeb Hutani Perkebunan, PT Kiani Hutani Lestari dan PT Belantara Pusaka Kertas.
Erick yang memiliki darah kebangsawanan dari Kesultanan Banten ini memiliki kekayaan sebesar Rp2,3 triliun.
Sebelum menjadi menteri, ia merupakan seorang pengusaha dan pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk yang berfokus pada bisnis media dan entertainment.
Unit usaha Mahaka seperti bidang radio (Gen FM), stasiun televisi (Jak TV), Mahaka Advertising, Harian Republika dan Golf Digest, penjualan tiket digital RajaKarcis.com
Juga bergerak di bisnis olahraga dan hiburan, termasuk klub Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Satria Muda Pertamina.
Pengusaha asal Jawa Tengah ini punya kekayaannya Rp3 triliun, sebagian hartanya dalam bentuk surat berharga senilai Rp2,57 triliun.
Ia adalah seorang pengusaha menara, pemilik PT Tower Bersama Infrastruktur. Tak hanya menara telekomunikasi, ia juga salah satu pengusaha lokal yang pertama bermain komputasi awan melalui Indonesian Cloud.
Ayahnya seorang aktivis dan pengacara terkemuka sedangkan ibunya penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.
Nadiem merupakan pendiri Gojek perusahaan transportasi dan penyedia jasa berbasis daring yang beroperasi di Indonesia, Singapura, Vietnam dan Thailand.
Diketahui, kekayaan Nadiem mencapai Rp5,6 triliun.
Menteri terkaya era Presiden Jokowi ini memiliki kekayaan sebesar Rp10,99 Triliun. Sebagian kekayaan Sandi berasal dari surat berharga senilai Rp9,9 triliun.
Marga Uno yang disandang ayahnya berasal dari kata Unonongo yang merupakan nama raja yang bernama Raja Unonongo. Raja Unonongo adalah raja atau sultan yang pernah bertahta di Kesultanan Gorontalo.
Sandi punya perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya dan beberapa perusahaan, antara lain Merdeka Copper Gold, bidang infrastruktur PT Tower Bersama Infrastruktur, Adaro Energy, bidang otomotif PT Mitra Pinasthika Mustika dan PT Aneka Gas Industri.
Kemudian ada Primaya Hospital, PT Mulia Bosco Logistik, Deltomed di bidang farmasi, City Vision dan Provident Agro di bidang agro industri.(*)
Sumber: Hops.ID
Editor: Fakhrur Rozi