Moderasi Beragama Dukung Perwujudan Indonesia Emas 2045

Kabag Kesra Setdako Medan, Abu Kosim hadiri Safari Subuh Pemko Medan, Selasa (7/11/23) di Masjid Muslimin, Medan Area. (axianews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Moderasi beragama hal utama yang harus diperhatikan guna mendukung perwujudan Indonesia Emas 2045.

Demikian katakan Kabag Kesra Setdako Medan, Abu Kosim pada Safari Subuh Pemko Medan di Masjid Muslimin, Kelurahan Pasar Merah Timur Kecamatan Medan Area, Selasa (7/11/23).

“Moderasi beragama bukan berarti menihilkan agama demi mengejar dunia, melainkan menyeimbangkan agama dengan dunia, agar keduanya bisa berjalan dengan harmonis,” ujarnya di hadapan jamaah masjid yang berlokasi di Jalan Gedung Arca Gang Jawa Nomor 3 itu.

Hal yang perlu dilakukan, lanjutnya, menjaga keseimbangan antara hak beragama dengan kewajiban berbangsa dan bernegara yang dimulai dari lingkungan masjid.

Baca Juga  Tengah Dilebarkan, Berikut Ukuran Jembatan HM Yamin dan Abdullah Lubis

Menurutnya, moderasi beragama ini menjadi cara pandang, cara bersikap dan implementasi dalam kehidupan sehari-hari yang mampu untuk membangun kehidupan dengan prinsip adil dan berimbang.

“Jika hal ini mampu kita terapkan saat ini, insya Allah kehidupan Indonesia di tahun 2045 akan menjadi negara yang semakin harmonis, damai dan toleran,” ungkapnya.

Baca Juga  Bina Atlet, SMSI Binjai Langkat di Apresiasi SMSI Pusat

Dalam kesempatan itu Kosim mengatakan, melalui kegiatan Safari Subuh, Pemko melaksanakan komitmen menjadikan Medan sebagai pusat peradaban Islam di Sumatera Utara.

“Berbagai upaya telah kami lakukan seperti pembangunan Medan Islamic Center, Masjid Mandiri hingga Safari Subuh seperti saat ini,” ujarnya.

Seraya menambahkan, safari subuh ini juga menjadi salah satu upaya yang selaras untuk mendukung pembangunan Masjid Mandiri di daerah ini.

Pada kegiatan ini, Kosim menyerahkan bantuan Pemko Medan sebesar Rp 50 juta untuk kemakmuran masjid kepada BKM Muslimin.

Baca Juga  Integrasi SMART CITY, Diskominfo Medan Koordinasi ke Programer PD

Sejumlah bantuan juga diberikan, antara lain bantuan sosial senilai Rp 10 juta, akte pendirian koperasi, dua unit gerobak usaha dan rak buku lengkap dengan buku.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us