AXIALNEWS.id | Sudah empat bulan Jalan Lintas Langkat-Tanah Karo terdampak longsoran kayu dan batu belum diatasi pihak terkait.
Masyarakat pengguna jalan provinsi itu meminta Pemprov Sumut menurunkan alat berat membersihkan sisa tumpuk kayu dari badan jalan terdampak longsoran Gunung Leuser itu.
Diketahui, setengah badan jalan lintas yang berlokasi di Desa Telaga, Kecamatan Sei Bingai, Langkat itu masih ditutupi bongkahan kayu.
Atma Surbakti, pedagang air nira di pinggiran tugu elang berharap Pj Gubernur Sumut beserta jajarannya melakukan pembersihan badan jalan.
Sebab menurutnya, dari Oktober 2023 hingga hari ini, Sabtu (10/2/2024), tanah longsor bercampur batu dan kayu yang menutup setengah akses badan Jalan Lintas Langkat-Tanah Karo belum ada ditangani Pemerintah Provinsi Sumut.
Sementara, diungkapkannya, pihak Pemerintah Desa Telaga sudah turun ke lokasi mengevakuasi sebagian kayu, batu dan tanah longsor, tetapi terhambat dengan alat yang tidak memadai.
“Kami warga masyarakat setempat bersama perangkat desa tidak maksimal mengeruk tanah longsor, kayu, batu longsor dari Gunung Leuser. Ini sangat mengganggu aktifitas kami yang ingin melintasi jalan tersebut,” ujar Atma.
Lanjut pria 33 tahun itu, sebelum warga bergotong royong, jalan tidak bisa dilewati karena terhalang batang kayu dari pohon yang tumbang.
Senada, tokoh pemuda Kota Binjai, Siswanto Ihsan juga meminta Pemprov Sumut segera melakukan evakuasi membersihkan kayu sisa longsoran dari badan jalan.
Sebab jalan sebagai mobilitas masyarakat petani untuk mengantarkan sayuran dan beragama hasil pertanian lainnya.
“Saya sudah turun ke lokasi. Bongkahan kayu dibadan jalan ini membahayakan keselamatan pengendara,” ungkap Ketua SMSI Binjai-Langkat itu.
“Kasihan masyarakat yang ingin melintas, tolong Pj Gubernur agar menurunkan jajarannya melakukan evakuasi sisa reruntuhan tanah longsor, agar aktivitas masyarakat lancar bertransaksi sayur mayur dan buah-buahan,” tambahnya berharap.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S
Follow Official WhatsApp Channel AXIALNEWS.id untuk mendapatkan berita terkini dengan mengklik tautan ini.