Kapolda Diminta JAMPI Sumut Tegas Berantas PETI di Madina

Diduga aktifitas PETI di Kecamatan Kotanopan terus beroperasi dan dinilai kebal hukum, Senin (1/4/24). (Istimewa)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Polisi (JAMPI) Sumatera Utara (Sumut), Zakaria Rambe meminta Kapolda Sumut serta jajarannya bertindak lebih tegas terhadap pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

Dinilai sikap para pelaku PETI seolah-olah merasa kebal hukum dan terus melakukan aktifitas PETI pasca ditertibkan Polres Madina beberapa waktu yang lalu.

“Mereka merasa tidak ada hukum yang bisa menjerat mereka. Kapolda harus bersikap. Apapun kegiatan yang ilegal itu berarti melawan hukum, angkat saja semua pelaku PETI,” tegas Zakaria Rambe, baru baru ini.

Zakaria menanggapi masih bebasnya para pelaku PETI dan melaksanakan kegiatan ilegalnya di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Madina.

Baca Juga  Pasukan Brimob I Polda Sumut Tiba di Kota Binjai

Ia pun berharap Kapolda Sumut Irjen Pol Setya Imam Efendi bisa bersikap tegas. Memberikan efek jera bagi para pelaku PETI. Bahkan, jika diduga ada oknum aparat yang bermain harus ditindak.

“Kita duga saat ini mereka masih tetap melakukan kegiatan ilegal, mungkin ada oknum aparat yang dibelakang mereka. Dan ini kita harapkan ketegasan dari Kapolda untuk mengungkap itu,” ungkap Zakaria.

Baca Juga  Pokja Pewarta Gerebek Kapolres Langkat di Ruang Kerjanya, Ada Apa…?

Zakaria menilai Kapolda bisa langsung berkoordinasi dengan Pangdam I BB dan melibatkan Denpom ataupun PM apabila adanya keterlibatan oknum aparat TNI.

“Sudah lama masalah PETI di Madina ini. Diduga terjadi pembiaran yang cukup lama, sehingga para pelaku PETI ini tak takut lagi dengan APH. Dan marwah APH pun diinjak-injak oleh pelaku PETI,” tegas Zakaria lagi.

Baca Juga  Wisata Pasir Putih di Pulau Ilik Madina, Butuh Polesan Pembangunan

Bahkan Zakaria pun menilai, Pemerintah Daerah Madina juga harus ikut serta memberikan edukasi kepada masyarakat betapa buruknya efek PETI ini.

Dia pun menilai saat ini sikap Pemkab Madina terkesan pasif dan tutup mata.

“Pemkab Madina juga patut kita pertanyakan sikapnya. Sekarang memilih bungkam. Padahal efeknya untuk masyarakat Pemkab Madina sendiri,” tegas Zakaria. (*)
Reporter: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us