AXIALNEWS.id | Walikota Medan Bobby Nasution mengungkapkan dalam minggu ini Pemko Medan membuka pendaftaran juru parkir (jukir) menyusul pemberlakuan parkir berlangganan. Seribuan jukir yang direkrut itu akan disebar di berbagai titik lokasi parkir.
Disampaikannya saat menjawab pertanyaan pendengar pada siaran langsung “Dialog Pro Aspirasi Sumut” RRINet Medan, Rabu (17/7/24) di Studio Podcast RRI Medan.
Walikota mengatakan, saat ini yang menjadi jukir berlangganan masih pegawai Dinas Perhubungan. “Hari ini jukirnya masih pegawai kami dari Dishub. Jadi memang masih ada keterbatasan,” ungkapnya.
Bobby Nasution mengatakan, jika memenuhi syarat dan diterima bergabung dengan Pemko Medan, jukir ini akan mendapat gaji setiap bulannya sebesar Rp 2,5 juta.
Dengan adanya gaji bulanan ini, lanjutnya, jukir yang telah diterima bergabung dilarang melakukan pengutipan uang parkir kepada pengendara yang telah memiliki stiker parkir berlangganan.
Dia menekankan, Pemko Medan juga telah bekerja sama dengan Polrestabes Medan dan Polres Belawan untuk mengambil tindakan hukum kepada jukir resmi yang terbukti melakukan pungli kepada pengendara telah berlangganan parkir.
“Kepada masyarakat kalau sudah ada stiker, ini sudah dipastikan tidak bayar parkir, kecuali masuk ke mal,” sebutnya.
Dalam dialog yang bertajuk “Pertumbuhan Ekonomi di Medan” yang juga menghadirkan narasumber Ketua Kadin Medan Arman Candra itu, Walikota juga menyinggung pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi investor.
Bobby Nasution mengutarakan, salah satu tantangan dalam menekan kriminalitas adalah tingginya kasus penyalahgunaan narkoba.
Dia menyebutkan, Provinsi Sumut tertinggi penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Dan Medan, merupakan kota tertinggi angka penyalahgunaan narkoba di Sumut.
Karena itu, lanjut Bobby, Pemko Medan mendukung upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan aparat penegak hukum.
“Pemko juga mendukung penuh pembentukan BNN Kota Medan. Kita siapkan lokasi dan lahannya,” tandasnya.(*)
Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S