AXIALNEWS.id | Awalnya disinyalir serang geng motor (Gemot) hingga menewaskan dua warga.
Seratusan orang mengendarai sepeda motor menyerang warga yang berada di Jalan Selambo Raya Desa Amplas Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Selasa (22/19/2024) dini hari.
Peristiwa penyerangan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dinihari, mengakibatkan dua warga tewas dengan luka tembak dan bacokan senjata tajam.
Kedua warga tewas itu bernama Jinggo Samosir dan Adam Djorgi. Beberapa warga lainnya turut jadi korban penyerangan.
Mereka juga mengalami luka tembak dan luka bacok, saat ini tengah dirawat di beberapa rumah sakit.
Hal itu disampaikan warga setempat, Tumpak dan Zul kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (22/10/2024).
Dijelaskan mereka, aksi penyerangan dengan bersenjata dan berkelewang berjumlah seratusan orang. Para pelaku melakukan serangan secara tiba – tiba dan membabibuta.
“Mereka (gemot) datang tiba -tiba dengan mengendarai sepeda motor dan langsung melakukan penyerangan,” ujar warga itu.
Hingga saat ini polisi masih berada di lokasi kejadian melakukan pengamanan dan antisipasi serangan susulan.
Warga di lokasi penyerangan meminta polisi segera menangkap para pelaku.

Dilansir dari iNewsMedan, tragedi berdarah mengguncang Jalan Selambo Raya itu merupakan bentrokan antara dua kelompok massa yang memperebutkan lahan garapan (agraria).
Bungaran Samosir (51) dan Adam Djhorgi (27) menjadi korban peristiwa berdarah itu. Saat sedang berjaga di posko, mereka tiba-tiba disergap ratusan orang yang dilengkapi senjata tajam dan api.
Berikut kronologi konflik agraria berdarah tersebut.
