AXIALNEWS.id | Dalam sebuah perjalanan inspiratif, Farhan Doli Fadhiil Siagian, alumni Universitas Sumatera Utara (USU) telah berhasil membuka peluang pendidikan bagi masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang selama ini mengalami keterbatasan akses.
Melalui inisiatif yang ia dirikan, yaitu program Rumah Baca dan Wakaf Buku serta aplikasi Literaku, Farhan mengajak semua kalangan untuk bersama-sama membangun masa depan pendidikan yang lebih inklusif.
Sebagai Project Manager di Rumah Baca dan Wakaf Buku yang berada di bawah naungan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ulil Albab, Farhan telah mendirikan 12 rumah baca di berbagai pelosok Sumatera Utara.
Dengan menyediakan beragam koleksi buku dan membuka ruang edukasi, rumah baca ini menjadi pusat kegiatan belajar anak-anak di daerah terpencil.
Rumah baca ini tak hanya sekadar tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan imajinasi dan minat belajar mereka.
Inisiatif Farhan untuk menyediakan akses pendidikan tidak hanya terbatas pada daerah-daerah pelosok.
Ia bersama tim dari Program Studi Ilmu Komputer USU juga menciptakan Literaku, sebuah aplikasi literasi untuk tunanetra.

Praktek langsung oleh Farhan dan Tim menggunakan Aplikasi Literaku kepada teman tunanetra. (Horizon Publisher)
Menggunakan teknologi suara dan Natural Language Processing (NLP), Literaku membantu para penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, dalam menikmati bahan bacaan dengan lebih mudah.
Aplikasi ini memiliki fitur audiobook, sistem navigasi berbasis suara, serta kemampuan unggah konten oleh komunitas, sehingga menyediakan pengalaman literasi yang inklusif bagi penggunanya.
Melalui komitmen ini, Farhan menunjukkan bahwa pendidikan adalah hak setiap orang. Ia percaya bahwa keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan inklusif, baik melalui sumbangan, kontribusi konten, atau menjadi relawan, dapat membawa perubahan nyata dalam membangun masa depan Indonesia.
Melalui inspirasi yang ia bawa, Farhan membuktikan bahwa inovasi dan kepedulian dapat berjalan beriringan, membuka gerbang ilmu bagi semua kalangan.
Perjalanan Farhan Siagian adalah bukti bahwa ketulusan dan inovasi mampu melahirkan dampak positif yang besar.
Semoga kisahnya menjadi dorongan bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya demi pendidikan yang lebih baik, setara, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.(*)
Sumber: Horizon Publisher