AXIALNEWS.id | Realisasi Anggaran Belanja Daerah dalam Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Langkat Tahun Anggaran (TA) 2024 diduga melebihi asumsi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pembengkakan belanja daerah mencapai 108,78 persen, dengan nilai sebesar Rp 174,9 miliar.
Anggaran belanja Pemkab Langkat yang semula diperkirakan Rp 1.993,21 miliar, ternyata terealisasi menjadi Rp 2.168,11 miliar.
Paparan itu berdasarkan data dilansir dari situs Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang diterima dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 28 Februari 2025.
Perlu diketahui, pembengkakan belanja daerah tersebut tercatat pada beberapa pos, antara lain:
Fakta bahwa belanja daerah melebihi asumsi yang telah disepakati oleh DPRD Langkat ini memunculkan sejumlah spekulasi. Dugaan adanya paket belanja di luar menu APBD yang masuk secara sistematis pun mencuat.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, juga menjabat Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), mengarahkan agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan langsung ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Langkat.
“Silakan ditanyakan langsung ke BPKAD mengenai data yang lebih konkret,” ujar Amril.
Sementara itu, Kepala BPKAD Langkat, M Iskandarsyah menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun laporan keuangan untuk Tahun Anggaran 2024.
“BPKAD sedang menyusun laporan keuangan Tahun Anggaran 2024,” tandasnya.(*)
Editor: Riyan