AXIALNEWS.id | Ditengah situasi bencana banjir dan longsor, Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah mulai langka di beberapa daerah yang terdampak.
Kurangnya persediaan BBM kini harga di eceran melambung tinggi diperkirakan per botol mencapai Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (DPD IMM Sumut), Rahmat Taufiq Pardede mendesak pemerintah dan Pertamina untuk segera mengambil langkah cepat menjaga ketersediaan BBM) di wilayah Sumut.
“Desakan ini kami sampaikan sebab mulai langkanya BBM di sejumlah daerah serta melonjaknya harga eceran di lapangan,” sebutnya, Jumat (28/11/2025).
Taufiq mengatakan berdasarkan temuan kader IMM di lapangan, kelangkaan BBM mulai terasa di beberapa titik, terutama wilayah yang terdampak bencana maupun daerah yang akses jalannya terganggu.
“Kami menemukan harga eceran BBM di sejumlah daerah sudah melambung tinggi, bahkan per botol dijual Rp20 ribu hingga Rp25 ribu. Ini jelas memberatkan masyarakat, terutama di tengah situasi bencana seperti sekarang,” ujarnya.
Ia menegaskan kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Menurutnya, pemerintah daerah bersama Pertamina harus memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ada hambatan di tingkat agen maupun pengecer.
“Kami meminta pemerintah dan Pertamina segera turun tangan. Jangan sampai kelangkaan ini memicu kepanikan di masyarakat atau menghambat mobilitas logistik bantuan,” tambahnya.
Taufiq juga mengingatkan agar pengawasan di lapangan diperketat untuk mencegah oknum-oknum tertentu mengambil keuntungan di tengah situasi sulit.
“IMM Sumut akan terus memantau kondisi di lapangan. Kami siap berkoordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi BBM tetap stabil dan rakyat tidak menjadi korban permainan harga,” tegasnya.
Di tengah bencana dan curah hujan ekstrem yang masih berlangsung, IMM Sumut berharap pemerintah segera memastikan pasokan energi tetap terjaga, khususnya di daerah-daerah yang akses transportasinya terdampak.(*)
Reporter: M Alzi
Editor: Eddy