Korban Banjir Kelaparan Belum Terima Bantuan Pemerintah, Bung RA: Gelontorkan Anggaran

Bencana banjir di Kabupaten Langkat Sumatera Utara sejak 26 November 2025 lalu tenggelamkan sejumlah desa/kelurahan dan Masjid Azizi di Kecamatan Tanjung Pura. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Pasca banjir di Kabupaten Langkat, sebahagia besar aktivitas di daerah terdampak masih lesu. Bantuan logistik bagi masyarkat, dikabarkan belum tersebar secara merata, jadi perhatian serius berbagai kalangan.

Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony (Bung RA) menyayangkan hal tersebut. Warga di Langkat yang kelaparan di pedalaman desa, masih banyak belum tersentuh bantuan pemerintah.

Politisi muda NasDem ini memohon pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat. Bahan pangan semestinya secara masif digelontorkan ke pedalaman desa terdampak.

“Akses terputus, sinyal seluler mati, listrik padam. Kelaparan melanda dimana-mana. Bayi, anak-anak dan lansia sangat kita khawatirkan keselamatannya. Ini harus segera kita tangani,” sebut Bung RA, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga  Beredar Informasi di WhatsApp, Gerai Indomaret di Tanjung Pura Dijarah Warga

Menurut Bung RA, bantuan logistik dari para relawan perorangan atau komunitas, memiliki batas, juga tidak mungkin menjangkau ke seluruh desa, terlebih lokasi terisolir.

“Bantuan dari pribadi perorangan atau komunitas, tentunya memiliki batas dan gak mungkin menjangkau semua desa. Maka, bantuan dari pemerintah dari anggaran negara sangat diharapkan,” ungkapnya.

“Toh itu juga uang milik rakyat. Saat ini warga sangat butuh itu. Ayo gelontorkan sebesar-besarnya untuk rakyat,” tegas Bung RA.

Diinformasikan, beberapa lokasi sebelumnya terendam, kini sudah mengalami penurunan debit air. Seperti beberapa titik di Kecamatan Hinai. Kecamatan Tanjung Pura: Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Desa Paya Perupuk, dan Desa Pematang Tengah.

Baca Juga  Tiga Provinsi Lumpuh: 708 Meninggal, 499 Hilang Akibat Bencana Banjir & Longsor

Kecamatan Gebang: Desa Air Hitam. Kecamatan Babalan: Desa Securai. Kecamatan Sei Lepan: Kelurahan Alur Dua.

Kecamatan Brandan Barat, Pangkalan Susu, Secanggang, Stabat, Binjai, Padang Tualang, Batang Serangan, Sawit Seberang dan terakhir Kecamatan Besitang, air juga sudah mulai surut.

Baca Juga  BMKG: Penyebab Utama Potensi Banjir Bandang Bahorok, Langkat

Warga Kelurahan Alur Dua, Sei Lepan mengalami krisis air bersih beberapa hari. Bahan pangan pun diperoleh dari swadaya masyarakat yang terdampak. Mereka saling berbagi untuk memenuhi kebutuhan pangan.

“Sudah enam hari (banjir), mulai dari hari Rabu kemarin. Semalam ada bantuan pangan masuk, dari relawan-relawan gitu. Kalau bantuan dari pemerintah, baru hari ini lah masuk. Karena memang di sekitar sini semua terkepung air,” ungkap salah seorang pengungsi di Masjid At Taqwa. (*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us