Dampak Banjir Langkat Belum Berlalu, 46 Wakil Rakyat Kunker Luar Daerah, Warga Doakan Turunnya Hidayah

Puluhan warga terdampak banjir saat mengungsi di Masjid Sabilillah Muttaqin Pangkalan Brandan sejak Rabu malam (26/11) hingga Minggu malam (30/11) tidak menerima bantuan pemerintah. Mereka makan sehari sekali dari bantuan Pertamina, sumbangan warga, dan patungan pribadi sesama pengungsi. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Bencana banjir berangsur surut tapi masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat hingga hari ini, Kamis (4/12/2025).

Penanganan kerusakan pasca banjir juga belum sepenuhnya tuntas. Namun, sekitar 46 dari 50 anggota DPRD Langkat dikabarkan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah, berangkat Kamis (4/12/25).

Saat ini masyarakat Langkat sedang berjuang hadapi dampak banjir yang menghancurkan metal dan harta bendanya.

Ditambah, masih banyak warga terisolasi belum menerima bantuan pemerintah, kehilangan harta benda, mereka menunggu bantuan datang. Kehadiran wakil rakyat sangat diharapkan warga Langkat.

Baca Juga  Wakapolri Bantu Rp600 Juta ke Jurnalis Medan Buka Koperasi

Sekretaris DPRD Langkat, Basrah Pardomuan membenarkan 46 orang anggota dewan melakukan kunjungan kerja luar daerah ke Kabupaten Karo, Deli Serdang, dan Provinsi Riau.

Sayangnya Basrah tidak merincikan urgensitas dan dalam rangka apa kunker tersebut, serta siapa saja yang berangkat. Termasuk besaran APBD Langkat yang tersedot.

Baca Juga  Bantuan Logistik Belum Merata dan Penuhi Kebutuhan 437.480 Korban Banjir di Langkat

Publik menilai, sikap para anggota dewan ini menambah daftar kekecewaan masyarakat, merasa seolah ditinggalkan di tengah musibah.

Warga menilai para wakil rakyat kurang menunjukkan empati dan kepedulian, terlebih saat kondisi banjir yang belum tertangani maksimal.

Kini masyarakat hanya bisa berharap turunnya hidayah agar para wakil rakyat di negeri bertuah ke depannya bisa lebih peka melihat penderitaan rakyatnya.

“Semoga mereka dapat hidayah, hingga bisa lebih merasakan penderitaan masyarakat yang tertimpa bencana,” ujar warga Stabat.

Baca Juga  Program Kemenimipas Tanam 360 Ribu Pohon Kelapa Didukung Pemkab Langkat

Sementara tokoh muda nasional, Ferry Irwandi terbang dari Jakarta ke lokasi bencana Sumatera, salah satunya tida di Kecamatan Hinai, Langkat (4/12/25) untuk menyalurkan bantuan korban banjir.

Ia membawa total bantuan dari hasil donasi masyarakat Indonesia sebesar Rp 10,3 miliar dan membawa berbagai logistik untuk kebutuhan korban bencana di Sumbar, Aceh dan Sumut sebanyak 2,6 ton.(*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us