AXIALNEWS.id | Satu karung beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) ukuran 5 kilogram dihargai Rp 65 ribu di tingkat eceran.
Estimasinya, anggaran kunjungan kerja (kunker) 46 DPRD Langkat bisa beli hampir 5.000 karung beras SPHM.
Informasi diperoleh, anggaran kunker satu orang anggota DPRD Langkat terbagi dua golongan.
Jika 46 anggota DPRD Langkat kunker dalam provinsi, maka besaran anggaran: 46 orang x Rp 3,5 juta = Rp 161 juta.
Jika 46 anggota dewan kunker luar provinsi, maka total anggaran: 46 orang x Rp 7 Juta = Rp 322 juta.
Ditengah Bencana! Kunker DPRD Langkat Menentang Prinsip Dasar Pelayanan Publik
Dikonfirmasi soal kepastian total besaran anggaran kunker tersebut, termasuk berapa jumlah anggota DPRD kunker di dalam dan luar provinsi dari 46 dewan, Sekretaris DPRD (Sekwan) Langkat Basrah Pardomuan bungkam.
Begitu juga Ketua DPRD Langkat Sribana PA saat dikonfirmasi hal tersebut melalui pesan whatsapp nomor 0812-7311-xxxx juga memilih diam.
Informasi diterima, kunker dilaksanakan sejak Kamis 4 Desember 2025 hingga selesai oleh 46 dewan dari total 50 anggota DPRD Langkat.
Sebelumnya, Basrah telah membenarkan 46 orang anggota dewan melakukan kunker luar daerah dalam provinsi ke Kabupaten Karo dan Deli Serdang. Juga kunker luar provinsi di Provinsi Riau.
Sayangnya Basrah tidak merincikan urgensitas dan dalam rangka apa kunker dilakukan pada saat penanggulangan banjir Langkat, serta siapa saja yang berangkat. Termasuk besaran APBD Langkat yang tersedot.
Hingga kini, Selasa 16 Desember 2025 penanggulangan pasca bencana banjir Langkat terus dilakukan pemerintah daerah, seperti penyaluran logistik dan perbaikan infrastruktur rusak.
Laporan sementara TRC-PB Multi Sektor per 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB mencatat banjir berdampak ke 16 kecamatan, telah menyebabkan 11 korban meninggal dunia, 289.432 jiwa atau 43.451 KK terdampak, serta 11.350 jiwa mengungsi.(*)
Editor: Riyan