Kepala Bappenas Sebut MBG Lebih Mendesak daripada Lapangan Kerja

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam acara Prasasti Economic Forum 2026 di Hotel The Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (29/1/2026). Foto: Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy menekankan soal pentingnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rachmat mengaku pernah diminta untuk membandingkan program MBG dengan pembukaan lapangan pekerjaan. Dalam hal ini, ia menilai keduanya sama-sama penting, namun MBG lebih mendesak untuk dijalankan.

“Pada waktu saya ditanya, mengapa MBG penting? Apakah MBG itu penting? Penting sekali. Apakah MBG lebih penting dari memberi lapangan kerja? Saya mengatakan MBG lebih mendesak daripada lapangan kerja,” ujarnya dalam acara Prasasti Economic Forum di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, sebagaimana dilansir dari detikcom, Kamis (29/1/2026).

“Tetapi dikatakan, katanya MBG lebih penting daripada lapangan kerja. MBG penting, lapangan kerja penting, tetapi MBG lebih mendesak. Ada yang bilang, tolong kasih kail, jangan ikan. Kalau dikasih kail, sudah keburu mati,” sambung Rachmat.

Baca Juga  Penerima Manfaat MBG di Sumut Capai 930 Ribu orang, Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Baca Juga  Ada 43 Daerah Miliki Calon Tunggal, Kampanye KOTAK KOSONG Boleh

Rachmat lalu merujuk pada fenomena kelaparan yang masih terjadi di pelosok Tanah Air. Oleh karena itu salah satu fokus pemerintah saat ini adalah membangun infrastruktur sosial, salah satunya melalui MBG.

“Cobalah lihat saudara-saudara kita di ujung pelosok desa kita, mereka lapar, mereka kelaparan. Ketika saya harus mendampingi Pak Presiden meresmikan sekolah rakyat, anak-anak kita SMP, SMA tidak bisa baca tulis. Dan itu banyak sekali,” tuturnya.

Baca Juga  Delia Pratiwi Sosialisasikan Manfaat Makan Bergizi Gratis di Stabat

Ia juga menegaskan bahwa MBG adalah program prioritas yang harus dieksekusi dengan baik. Selain membangun infrastruktur fisik, Rachmat mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur sosial juga penting dilaksanakan.

“Makan bergizi adalah bagian daripada pembangunan yang harus diselesaikan. Karena itu kalau kita bicara infrastruktur, mohon kita tidak dibatasi pada infrastruktur fisik, tapi juga infrastruktur sosial, mohon kita dibantu untuk menyelesaikan persoalan dasar kita,” tutupnya.
Editor: M. Nuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us