Iman Rachman Mundur dari Direktur Utama BEI, Buntut IHSG 2 Kali Trading Halt

Iman Rachman mengundurkan diri sebagai Dirut BEI. Foto: Antara
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (30/1/2026). Keputusannya ini disinyalir buntut gejolak pasar yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading halt selama dua hari berturut-turut, Rabu (28/1) dan Kamis (29/1).

Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan Iman bertepatan saat pembukaan perdagangan hari ini di saat IHSG menunjukkan perbaikan dengan menguat 1,77 persen ke level 8.377,92.

Baca Juga  MLV Teknologi Hadirkan Solusi Background Music Canggih untuk Proyek Kondominium Mewah di Dharmawangsa, Jakarta Selatan

“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik. Saya ingin menyampaikan statement, dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman dilansir Kumparan.

Dia menyampaikan harapan agar langkah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia ke depan.

Baca Juga  IHSG Rontok Buntut Kebijakan MSCI, Ini Respons Purbaya Hingga Dirut BEI

“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” lanjutnya.

Iman juga menyinggung pergerakan IHSG yang kembali menguat pada perdagangan pagi ini dan berharap tren pemulihan dapat berlanjut.

“Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” kata dia.

Terkait proses transisi kepemimpinan, Iman menegaskan seluruh mekanisme akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di internal BEI.

Baca Juga  RevComm Indonesia Raih MarkPlus CX Maestro Award 2025

“Dokumentasi, administrasi semuanya akan berlaku sesuai dengan ketentuan anggaran dasar kita. Nanti akan ada sementara Plt yang akan ditunjuk berdasarkan aturan kita. Sampai ditunjuk definitif Direktur Utama yang baru,” jelasnya.

Editor: M. Nuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us