AXIALNEWS.id | Pengurus Daerah Al Jam’iyatul Washliyah Kota Binjai periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendopo Umar Baki, Kota Binjai, Rabu (4/2/2026).
Pelantikan ini menjadi tonggak konsolidasi bagi organisasi Islam tertua di Sumatera Utara tersebut dalam memperkuat peran keumatan dan kontribusi kebangsaan di tingkat daerah.
Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara, Halim Nur Nasution melantik secara langsung jajaran pengurus yang dipimpin oleh Adlan Nasution sebagai Ketua, Sairul sebagai Sekretaris, dan M. Amrin Rangkuti sebagai Bendahara.
Ketua terpilih Adlan Nasution dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk membawa Al-Washliyah menjadi organisasi yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman.
Ia menekankan pentingnya penguatan kaderisasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar organisasi tetap relevan.
“Di tengah dinamika sosial saat ini, Al-Washliyah harus tampil sebagai kekuatan moral yang moderat, inklusif, dan solutif. Kami berkomitmen memperkuat peran di bidang pendidikan, dakwah, serta pengabdian sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Adlan.
Langkah kolaboratif ini, menurut Adlan, sangat penting untuk memastikan Al-Washliyah tetap konsisten berkontribusi bagi persatuan dan kemajuan bangsa.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi yang hadir menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Binjai menempatkan Al-Jam’iyatul Washliyah sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Terutama dalam penguatan moderasi beragama dan pembinaan generasi muda.
“Atas nama pemerintah kota, saya mengucapkan selamat. Amanah ini bukanlah hal yang ringan. Namun dengan semangat kebersamaan, saya yakin Al-Washliyah Binjai akan berkontribusi nyata bagi umat dan masyarakat,” kata Hasanul yang hadir mewakili Wali Kota Binjai.
Ia juga berharap kepengurusan baru ini terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah demi mewujudkan Kota Binjai yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Pelantikan yang mengusung tema “Al-Jam’iyatul Washliyah Berkontribusi Memperkokoh Persatuan dan Kerukunan Bangsa” ini berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Momentum ini sekaligus menegaskan posisi Al-Washliyah sebagai kekuatan sipil yang konsisten mengawal nilai keislaman dan kebangsaan.
Editor: M. Nuh