Ada 157 Pengungsi Rohingya di Deliserdang, Pemprov Sumut Gelar Rakor

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung diwawancarai media, Jumat (5/1/24) usai memimpin rakor penanganan pengungsi Rohingya. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Pemprov Sumut menggelar rapat koordinasi (rakor) tentang penanganan pengungsi Rohingya.

Antara lain untuk menghimpun informasi, menyusul keberadaan para pengungsi Rohingya di Desa Kwala Besar, Pantai Camar Karang Gading, Deliserdang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung memimpin rakor di Ruang Rapat, Lantai 2, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (5/1/24).

“Kita telah menghimpun informasi dari semua instansi dan lembaga swadaya masyarakat, serta badan yang ditunjuk PBB seperti UNHCR,” katanya.

“Pengungsi Rohingya ini sudah kurang lebih lima hari di sini, untuk penanganan kedaruratan sudah ada bantuan makanan dan lain-lain,” ungkap Basarin usai rapat.

Selain itu, juga telah dilakukan antisipasi gesekan antara masyarakat lokal dan pengungsi. Aparat keamanan, Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan lainnya, bersama-sama menjaga keamanan di area pengungsi tersebut.

Baca Juga  NasDem Sumut Minta Pengurus Serius untuk Pendaftaran Parpol di Sipol KPU

“Isu-isu (pro dan kontra) sudah masuk, sejak awal kita sudah mengantisipasi gesekan antara masyarakat lokal dengan pengungsi, sudah ada pengamanan dari TNI, Pemerintah Kabupaten,” sebutnya.

“Nantinya informasi yang berkembang di sana jadi pertimbangan untuk kita tangani selanjutnya,” lanjut Basarin.

Baca Juga  Resmi Dilantik, 25 Anggota PPK Binjai Siap Sukseskan Pemilu

Selain itu, Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam penanganan pengungsi tersebut. Juga akan terus melihat perkembangan yang terjadi.

Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Oktina Hafanti mengatakan, pihaknya akan terus mendukung apa yang dilakukan pemerintah kabupaten dan provinsi. Pihaknya juga telah menyalurkan makanan dan lainnya.

Oktina menjelaskan dalam penanganan pengungsi, UNHCR biasanya memberikan solusi panjang seperti makanan dan minuman. Ia juga mengaku pihaknya tidak bisa sendiri mengatasi pengungsi.

“Tentu saja kita tidak bisa sendiri, mesti didukung Pemerintah Indonesia,” kata Oktina.

Baca Juga  Mulai Besok, Jalan Tol Binjai-Langsa Segmen Stabat-Kuala Bingai Beroperasi Gratis

Berdasarkan data UNHCR, jumlah pengungsi yang mendarat di Deliserdang sebanyak 157 orang. Pengungsi tersebut terdiri dari orang dewasa, anak-anak, bayi dan balita.

Turut mengikuti rakor Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Effendy Pohan, Kepala Satpol PP Sumut Mahfullah Pratama, Pemkab Deliserdang, UNHCR dan lainnya.(*)
Reporter: Ajril
Editor: M Afandi

Follow Official WhatsApp Channel AXIALNEWS.id untuk mendapatkan berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us