Aksi Loncat Pelajar SD dari Atas Jembatan Titi Pelawi ‘Merenggut Nyawa’

Tiang besi penyangga Jembatan Titi Pelawi. (Istimewa)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Anak usia 11 tahun tenggelam setelah lompat dari atas tiang penyangga jembatan Titi Pelawi yang berada di Jalan Lintas Nasional, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumut, Kamis (15/6/2023) pukul 16.30 WIB.

Anak-anak sekitar Titi Pelawi kerap sekali loncat dari tiang penyangga bagian atas dari jembatan saat bermandian di sungai. Pemandangan ini kerap sekali disaksikan oleh warga sekitar, penguna jalan yang melintas, juga para pemancing yang berada di lokasi.

Biasanya aksi extrim anak – anak itu berjalan mulus. Bahkan mereka pun sering tertawa sumringah usai sukses meloncat ke bawah. Tak jarang para anak – anak pemandi melakukan loncatan sampai berulang kali dari ketinggian kurang lebih 10 meter itu.

Namun tidak kali ini, aksi ekstrim tidak dibawah pengawasan orang dewasa itu telah merenggut nyawa seorang pelajar SD.

Baca Juga  Penolakan Calon KPID Sumut Dinilai Buat Publik Curiga

Haikal Syahputra warga Gang Supir Dusun Pelawi Dalam Desa Pelawi Selatan Kecamatan Babalan, Langkat. Ia tenggelam usai meloncat, hingga kini jasadnya pun belum ditemukan.

Warga bersama Polsek Pangkalan Brandan dan pihak terkait sudah berjibaku melakukan pencarian namun belum menuai hasilnya.

Awalnya Haikal bersama kedua temannya bermandian di Sungai Pelawi, tepatnya dibawah Jembatan Titi Pelawi. Laku Haikal naik keatas tiang besi Titi Pelawi dengan cara memanjat dengan tangan dan kaki kosong (tanpa bantuan alat) bermaksud untuk melakukan aksi loncat dari atas ke sungai.

Baca Juga  Buku 'Ferry Mursyidan Baldan. Sang Politisi Negarawan', Bamsoet: Penjaga Indealisme

Naas, belum pun loncat, celana Haikal tersangkut di baut jembatan hingga menghilangkan keseimbangannya dan jatuh ke sungai. Namun sebelum sampai di air, tubuh Haikal membentur pipa air dan pipa telkom yang berada disisi jembatan, baru kemudian jatuh ke air.

Setelahnya tubuh Haikal tenggelam, tidak terlihat lagi oleh temannya. Temannya pun bergegas mencari pertolongan, melaporkannya kepada warga dan keluarga Haikal.

Hingga kini upaya pencarian terus dilakukan Polsek Pangkalan Brandan, Saf Pol Airud Polres Langkat, Yonif 8 Harimau Putih dan dibantu warga sekitar.

Baca Juga  Masjid Mandiri Dicontohkan Rasulullah, Bawa Kesejahteraan Masyarakat

“Kami mengajak warga sekitar melakukan pencarian korban didalam sungai dengan menggunakan sampan boat dan melakukan pencarian dengan cara menyelami sungai. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Saf Pol Airud Polres Langkat dan Yonif 8 Harimau Putih,” ujar Kapolsek Pangkalan Brandan AKP Bram Candra.(*)
Reporter: Joko S
Editor: M Afandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us