Berdampak Buruk Pada Manusia, Ini Fakta Tentang Ulat Bulu

Ilustrasi gambar ulat bulu (Alodokter)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id |  Dalam pandangan banyak orang, ulat bulu menjadi salah satu hewan yang menjijikan dan dianggap sebagai hewan yang dapat membahayakan serta mengganggu kesehatan pada manusia. Bahkan tak jarang keberadaannya dianggap sangat meresahkan bagi manusia.

Dikutip dalam artikel KliknClean, ulat merupakan hewan rakus dan banyak dari jenis ulat yang termasuk sebagai hama pertanian yang paling serius.  Asal mula kata “ulat” berasal dari awal abad ke-16. Mereka berasal dari bahasa Inggris Tengah catirpel, catirpeller, mungkin merupakan perubahan dari catepelose Prancis Utara Lama: cate, cat (dari cattus Latin) + pelose, berbulu (dari pilōsus Latin). Ulat bulu memiliki tubuh lunak yang dapat tumbuh dengan cepat. Ukurannya bervariasi antar spesies dan instar (moults) mulai dari 1 mm hingga 14 cm.

Baca Juga  Program RHRN2 Untuk Remaja Langkat Berdaya

Dengan berbagai bentuk dan jenis ulat bulu yang tersebar di seluruh dunia memang menjadi musuh tersendiri. Selain karena bentuknya yang menggeliat dan agak menjijikan, beberapa jenis ulat bisa menimbulkan reaksi gatal dan alergi apabila disentuh.

Ulat bulu mengandung racun yang bisa menimbulkan sejumlah reaksi pada kulit manusia. Saat bersentuhan dengan serangga ini, maka bisa mengalami kemerahan, bentol, dan rasa gatal yang kuat pada kulit. Gatal akibat ulat bulu bisa menjalar dengan cepat apabila menggaruk bentolannya.

Rambut ulat dapat menjadi penyebab masalah kesehatan manusia. Rambut ulat kadang-kadang memiliki racun di dalamnya dan sekitar 12 spesies ngengat / kupu-kupu di dunia dapat menyebabkan cedera serius pada manusia, mulai dari dermatitis urtikaria dan asma atopik hingga osteochondritis, koagulopati konsumsi, gagal ginjal, dan perdarahan intraserebral.

Ruam kulit adalah penyakit yang paling umum. Rambut ulat juga telah diketahui menyebabkan kerato-konjungtivitis. Duri tajam di ujung bulu ulat bisa bersarang di jaringan lunak dan selaput lendir seperti mata.

Baca Juga  Dilarang Berselisih, Ini 3 Perkara Haram Saat Muharram

Begitu rambut ulat memasuki jaringan seperti itu, mereka akan sulit dikeluarkan. Hal ini seringkali diperburuk ketika rambut ulat bergerak melintasi membran.Ini menjadi masalah yang mesti diperhatikan di interior ruangan.

Rambut dengan mudah memasuki bangunan melalui sistem ventilasi, dan cenderung menumpuk di dalam ruangan karena ukurannya yang kecil, sehingga membuatnya sulit untuk dikeluarkan. Akumulasi ini meningkatkan risiko kontak manusia dengan rambut ulat di lingkungan dalam ruangan.

Baca Juga  JANGAN SALAH, Ini 6 Waktu Tepat Memakai Body Lotion

Gatal akibat dari rambut ulat bulu bisa menjalar dengan cepat ketika menggaruk bentolannya. Oleh sebab itu, maka perlu melakukan cara yang tepat untuk mengatasi gatal tersebut dengan cara segera mencuci kulit yang terkena ulat bulu, kompres dengan air dingin, apabila perlu maka minum obat gatal untuk meredakan gatal-gatal pada kulit. (*)

Editor: Nur Adilasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us