Bukan Cuma Viral dengan “Teruntuk Mia”, Nuh Buktikan Kegemaran Menulis di Album “Mentari di Mata Hujan”

Tampilan Album “Mentari di Mata Hujan” karya Nuh.
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Selain lagunya yang viral pada awal tahun 2025, yaitu “Teruntuk Mia”, Muhammad Rizki Nugroho atau yang akrab dikenal dengan nama panggung “Nuh” juga pernah merilis satu album dengan tajuk “Mentari di Mata Hujan” pada 25 September 2023.

Rilis album tersebut merupakan salah satu dari banyaknya bukti konkrit perjuangan karier Nuh dalam bermusik. Dilandasi dengan kegemaran menulisnya yang telah ada sejak lama, penyanyi lulusan Fakultas Psikologi USU angkatan 2011 ini semakin mendalami keahliannya dalam pembuatan album Mentari di Mata Hujan.

“Sebenarnya tidak ada inspirasi khusus. Namun lewat keinginan tersendiri untuk mempunyai sebuah album dan tekad untuk terus selalu berkarya di bidang musik, akhirnya lahirlah album ini dengan judul Mentari di Mata Hujan,” sebutnya, Senin (10/11/2025).

Nuh bercerita bahwa keseluruhan dari isi album tersebut merupakan hasil dari rangkuman dan penyempurnaan dari beberapa materi lagunya yang sudah ditulis sebelumnya. Bersama dengan produsernya, Nuh juga memegang andil dalam penentuan nama album tersebut.

Baca Juga  Husein Mutahar "Sang Maestro" Pencipta Lagu Hari Kemerdekaan

“Album Mentari di Mata Hujan tidak punya benang merah tersendiri dalam penyusunan cerita dibaliknya. Jadi, album ini diisi dengan beberapa materi lagu yang sudah ada sebelumnya dan setiap cerita dari seluruh lagu yang ada di album ini memiliki latar belakangnya masing-masing, jadi memang tidak berkesinambungan satu sama lain,” tuturnya.

Dalam proses pengerjaan album ini, tentu ada banyak beberapa faktor hambatan yang turut dirasakan. Salah satunya adalah tidak punya relasi atau jaringan yang luas karena posisi sebagai musisi daerah pada saat itu.

Baca Juga  Puluhan Medali Dikoleksi TRIONI dari Satu Olahraga, Kok Bisa?

“Hambatan yang paling terasa ketika memproses album ini adalah tidak adanya relasi yang luas kepada pihak media, publishing, player, produser, dan masih banyak lagi. Ditambah lagi dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan bagiku untuk bermain musik,” jelasnya.

Bila menilik lebih lanjut pada isi dari album tersebut, Nuh mempunyai salah satu lagu yang paling ia sukai, yaitu “Mentari di Mata Hujan” yang bersamaan antara judul lagu dan judul albumnya. Nuh menjelaskan bahwa lagu tersebut merupakan lagu favoritnya sekaligus lagu yang paling kompleks dalam proses pengerjaannya.

Baca Juga  Rizky 4040 Content Creator & Videografer Asal Makassar

Sehubungan dengan viralnya lagu “Teruntuk Mia” pada beberapa waktu lalu, Nuh juga berharap bahwa pendengar mampu menyukai dan menikmati seluruh karyanya, terkhusus pada album “Mentari di Mata Hujan” yang telah rilis jauh sebelum single-nya yang lain.(*)

Penulis : Patrycia Gloryanne Pasaribu, Mahasiswa Ilmu Komunikasi USU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us