Bupati Langkat Janjikan Perbaikan Jembatan Desa di Bahorok di R-APBD 2026

Bupati Langkat Syah Afandin. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Bupati Langkat Syah Afandin tanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi jembatan penghubung Desa Kuta Bandar Kecamatan Kutambaru dan Desa Ujung Bandar, serta Desa Batu Jonjong Kecamatan Bahorok dengan kondisinya sangat memprihatinkan.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (9/9/2025), Bupati langsung menginstruksikan Camat Bahorok dan Kadis PUTR untuk turun ke lapangan merespons keluhan warga dan memastikan akses jembatan tetap dapat digunakan.

Baca Juga  Dua Pimpinan DPRD Langkat Akan Berzakat ke Baznas

“Saya minta camat segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Jembatan ini sangat vital bagi aktivitas warga, pelajar, dan pedagang,” tegas Bupati.

“Pemerintah daerah hadir memberi solusi cepat sekaligus menyiapkan pembangunan permanen. Pembangunan jembatan ini sudah menjadi atensi kita bersama dan sudah masuk dalam perencanaan R-APBD 2026,” sambung Syah Afandin.

Jembatan ini bukan hanya penghubung antar-desa, juga menjadi akses penting antara Kecamatan Bahorok dan Kecamatan Kutambaru. Keberadaannya sangat menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas warga di kedua kecamatan tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Ujung Bandar bersama masyarakat melakukan perbaikan darurat secara swadaya. Gotong royong dilakukan dengan mengganti lantai kayu lapuk agar jembatan tetap bisa dilalui sementara waktu. Namun, kondisi jembatan tetap tidak memenuhi standar keamanan.

Baca Juga  Lokasi Diusahai KTH KPLS Masuk Kawasan Hutan Produksi Milik Negara

Kepala Dinas PUTR Langkat, Khairul Azmi menegaskan pihaknya menindaklanjuti arahan Bupati dengan langkah teknis yang sudah dipersiapkan.

“Atas instruksi Bupati, pembangunan jembatan penghubung Bahorok–Kutambaru ini sudah menjadi prioritas dan telah masuk dalam perencanaan R-APBD 2026,” ungkapnya.

Baca Juga  Donny Setha Reses di Pangkalan Susu, Warga Sampaikan Beragam Keluhan

“Kami menargetkan perencanaan desain diselesaikan lebih awal agar proses pelaksanaan dapat segera dimulai sesuai tahapan. Ini komitmen pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih aman dan berkelanjutan,” jelas Khairul Azmi.(*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us