Demokrasi Tercabik, Sampai Kapan Uang Jadi Panglima di Pilkada
Pilkada ini menjadi refleksi pahit bagi kita semua. Demokrasi yang seharusnya menjadi pesta rakyat berubah menjadi arena transaksi.
Pilkada ini menjadi refleksi pahit bagi kita semua. Demokrasi yang seharusnya menjadi pesta rakyat berubah menjadi arena transaksi.
Menurutnya, hal ini berdasarkan PKPU No.17 Tahun 2024 dan Surat Dinas Ketua KPU No. 2734/PL.02.6-SD/06/2024 (Scan QR Code).
Berikut hasil perolehan di TPS secara acak di beberapa Kecamatan yang berhasil dihimpun awak media:
BISA berhasil memperoleh 7.303 suara dari 27 desa yang tersebar di 11 Kecamatan. Sementara SATRIA hanya memperoleh 6.025 suara.
Hasil ini masih bersifat sementara, namun menjadi indikasi kuat bahwa dukungan masyarakat kepada Iskandar-Adli cukup signifikan.
Apabila ada yang membuat keributan dan kerusuhan saat Pilkada 2024, Koordinator LAWAN Institute Sumut ini meminta APH menindak tegas sesuai hukum.
Jika serangan fajar tidak disikapi dengan tegas dan serius maka sudah barang tentu praktik ini akan menjadi budaya politik yang buruk dan mendarah daging.
Terkait peningkatan partisipasi pemilih dalam penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024. Salah satunya KPU melakukan kenyamanan di TPS melalui sarana dan prasarana.
Ketua Bawaslu Langkat juga menghimbau masyarakat untuk berani melaporkan beragama indikasi kecurangan di pilkada.
Terkait informasi money politik itu, Ketua Bawaslu Langkat Supriadi mengaku belum menerima laporan soal informasi dimaksud dari jajarannya.