AXIALNEWS.id | Debat publik kedua Pilkada 2024 selesai digelar KPU Langkat di Hotel Arya Duta Medan, Senin (11/11/2024).
Debat terakhir ini adu gagasan antara paslon nomor 1 Syah Afandin – Tiorita br Surbakti (SATRIA) dan paslon 2 Iskandar Sugito – Adli Tama Hidayat Sembiring (BISA).
Debat mengusung tema: Peningkatan pelayanan masyarakat dan sinkronisasi pembangunan daerah dan pusat.
Memiliki empat sub tema, yakni pendidikan, kesehatan, birokrasi, dan ekonomi.
Segmen debat pertama, kedua paslon diminta memaparkan visi misi dan program kerja berkaitan tema debat dengan durasi waktu 3 menit.
Kedua paslon memastikan menyesuaikan dan mensinkronisasikan dengan program pusat hingga berjalan di Langkat.
Lengkapnya dapat dilihat di chenel youtube GARUDA TV: Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat.
Berikut poin menarik menurut redaksi dari pemaparan kedua paslon.
Ondim mengaku, terkait pendidikan dan kesehatan pihaknya sudah melakukan yang terbaik. Lima tahun memimpin, di pendidikan sudah banyak capaian-capaian.
“Pertama kita sudah membuat pelatihan untuk peningkatan guru-guru. Ini menjadi modal penting karena terkait dengan pendidikan, inilah masalah kualitas pendidik itu sendiri,” sebutnya.
“Bagaimana kualitas dari pendidik bisa kita tingkatkan, yang secara otomatis anak didik tentunya secara sistematis akan meningkat. Ini satu pola yang kita harapkan,” sebutnya.
Kemudian sarana dan prasarana. Kita akan meningkatkan, pertama sekolah-sekolah yang kita lihat mampu untuk bisa menghasilkan anak didik yang berkualitas.
“Ini juga menjadi satu program utama. Kita memantau,” cetusnya.
“Di saat kemimpinan kami, kita keluarkan program, saya enggak tahu apakah itu sudah berjalan sekarang, bahwa setiap desa itu diwajibkan (beasiswa-red) untuk menghadirkan lima sarjana. (Untuk-red) anak – anak desa yang pintar tapi terkendala ekonomi dan lainnya,” sebutnya.
Selain memberikan sejumlah poin solusi untuk kemajuan pendidikan, ekonomi, birokrasi dan kesehatan di Langkat.
Pak Is turut memaparkan data yang menurut pihaknya perlu dan harus diperbaiki untuk kemakmuran negeri bertuah.
Diungkapkannya DATA TAHUN 2023, pertama, Pertumbuhan Ekonomi Langkat adalah 4,93 persen, lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara dan Nasional.
Kedua, Penduduk Miskin 9,23 persen lebih tinggi daripada Provinsi Sumatera Utara.
Ketiga, Rasio GINI yaitu tingkat ketimpangan distribusi pendapatan (atau kekayaan disebuah wilayah-red) sebesar 0,257 persen, lebih rendah dibanding rata-rata kabupaten/kota di Sumatera Utara dan Nasional.
Kemudian, Tingkat Pengangguran Langkat 6,53 persen, ini lebih tinggi dari Sumatera Utara dan Nasional.
Terakhir, IPM atau Indeks Pembangunan Manusia 33 persen, lebih rendah dibanding Sumatera Utara dan nasional.
Perlu diketahui, panelis (penyusunan materi) debat sebanyak enam orang, adalah:
Debat disiarkan langsung Garurda TV, dipandu moderator Qori Hasibuan dan Feby Grace Hutajulu.(*)
Editor: Riyan