Debat Perdana Pilkada Langkat, Closing Statement ADLI TAMA Buat Pening Kepala

Paslon nomor 2, Iskandar Sugito dan Adli Tama Hidayat Sembiring (baju putih) di acara debat publik perdana Pilkada Langkat, Selasa malan (23/10/2024) di hotel Santika Medan. Lingkaran foto: Dosen FISIP USU, Angga Tinova Yudha SIKom MIKom. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Adli Tama Hidayat Sembiring merupakan Calon Wakil Bupati Langkat nomor urut 2, pasangan Iskandar Sugito berjargon BISA.

Closing Statement Adli Tama saat debat publik perdana paslon Bupati dan Wakil Bupati Langkat menggunakan bahasa Inggris, banyak masyarakat tak mengerti maksud dan arti dinilai buat pening kepala.

Debat ini diselenggarakan KPU Langkat berlokasi di hotel Santika Medan, Selasa malam (23/10/2024) disiarkan langsung oleh Stasiun TVRI Sumatera Utara.

Berikut closing statement Adli Tama berbahasa Inggris.

Some times we have to step back to think, to contemplate, which one is the real knights which one is the imposter of the villain.

Artinya:

Terkadang kita harus mundur sejenak untuk berfikir, untuk berkontemplasi, mana yang merupakan kesatria, mana yang merupakan penipu ulung, dan mana yang merupakan penjahat.

Dosen FISIP USU, Angga Tinova Yudha SIKom MIKom menilai statment Adli Tama pada closing statement debat memiliki banyak isyarat positif mencairkan nuansa demokrasi.

Baca Juga  Pemko Medan Optimalkan Penyusunan LPPD Tahun 2023

Berbicara dalam konteks Pilkada Langkat, statement Adli mengajak masyarakat mengunakan hak pilihannya untuk tidak Golput.

Ia menghimbau masyarakat agar memberikan suaranya pada 27 November 2024 dengan hati nurani dan pikiran bersih.

Baca Juga  Brida Medan Gelar FKP Survey Kepuasan Masyarakat Terkait Pelayanan Publik

“Saya menangkap Adli mengajak masyarakat Langkat mengunakan akal sehat untuk menentukan pilihan, terlepas dari dukungan ini atau itu,” terang pria kelahiran Pangkalan Brandan itu, Kamis (24/10/2024).

Pengunaan akal sehat dalam menentukan pilihan, agar masyarakat mampu menilai siapa sosok sebenarnya yang pantas memimpin Langkat lima tahun ke depan.

Sosok pemimpin berhati tulus, bersih, jujur dan ikhlas bak seorang kesatria yang bersedia dan mampu membangun kemajuan Langkat.

Selain itu, Adli juga mengajak masyarakat rehat sejenak dari hiruk pikuk gejolak Pilkada agar memiliki waktu berpikir dan merenungkan pilihan yang akan menentukan nasib Langkat.

Baca Juga  Tingkatkan Skor SPI, Pj Bupati Langkat Komitmen Ikuti Saran KPK

“Agar tidak salah pilih, masyarakat diajak menurunkan egonya sejenak untuk berpikir, mana pilihan yang terbaik menurut hati nurani untuk Langkat lima tahun ke depan,” ujar jebolan S1 dan S2 FISIP USU itu.(*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us