Diguyur Hujan Deras: Tanah Ambles, Longsor dan Banjir Terjadi di Kuala Langkat

Tanah ambles/longsor di jalan Dusun Suka Dame Desa Beruam Kecamatan Kuala, Langkat, Sumut terjadi pada Kamis (8/1/26) sekitar pukul 20.00 WIB, akibat hujan deras. (axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Akibat hujan deras terus mengguyur sejak Kamis (8/1/2026) siang hingga malam, sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat, Sumut kembali mengalami bencana banjir dan tanah ambles/longsor.

Banjir dengan ketinggian air sepinggan orang dewasa terjadi pada Kamis (8/1/26) malam, di sejumlah titik pemukiman warga di Kecamatan Kuala.

Banjir merendam ratusan rumah warga dipicu meningkatnya debit air di hulu kemudian mengalir deras ke Sungai Tembo di Kelurahan Pekan Kuala dan Sungai Gumit di wilayah Kecamatan Kuala.

Sekitar pukul 19.40 WIB, kedua air sungai meluap dan menggenangi pemukiman warga sekitar.

Dari pantauan, ketinggian air sekitar 50 cm hingga 100 cm di sejumlah titik. Banjir merendam sekitar 80 rumah warga di Kelurahan Pekan Kuala, dan sekitar 40 rumah di Kelurahan Bela Rakyat Kecamatan Kuala. Markas Koramil 04/Kuala turut terendam banjir.

“Air naik tadi malam di Kuala, saat ini ketinggian air berangsur-angsur surut. Warga mulai membersihkan rumahnya,” sebut warga, Jumat (9/1/26).

Baca Juga  Isu Bolos Ngantor Liburan ke Bali di Status Darurat Bencana, FORPEDA Langkat Rencanakan Aksi

Tanah Ambles dan Longsor

Sementara longsor terjadi pada Kamis (8/1/26) sekitar pukul 20.00 WIB, di Dusun Pancang Lima dan Dusun Suka Dame wilayah Desa Beruam Kecamatan Kuala.

Dusun Suka Dame, tanahnya ambles terjadi jalan dusun, membuat ukuran lubang besar dengan panjang sekitar 6 meter dan tinggi sekitar 20 meter, berpotensi berdampak terhadap rumah warga.

Untuk longsor di Dusun Pancang Lima, material tanah dari tebing yang terbawa arus air menutup total badan jalan desa, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Akibatnya jalur lingkar dua desa, antara Desa Beruam dan Desa Garunggang, Kecamatan Kuala terputus, aktivitas perekonomian masyarakat setempat lumpuh total.

Diungkapkan Kepala Desa Beruam, Tosa Sitepu kepada awak media, Jumat (9/1/26) melalui sambungan telepon.

Baca Juga  Kejari Binjai Peringati HBA ke-63, Berikut Pesan Jokowi

“Peristiwa longsor terjadi pada Kamis (8/1/26) sekitar pukul 20.00 WIB, setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur di wilayah Kecamatan Kuala sejak sore hari,” sebut Tosa Sitepu.

Tosa Sitepu menyebutkan, saat ini pihak Pemerintah Desa sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Kuala. Upaya evakuasi dan pembersihan material longsor serta pohon tumbang segera dilakukan untuk memulihkan akses jalan.

Camat Kuala Imanta Perangin-angin turut membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, telah terjadi longsor di dua dusun di Desa Beruam, akibat hujan deras dengan intensitas tinggi melanda di wilayah Kecamatan Kuala pada Kamis (8/1/26) malam,” sebutnya.

“Untuk korban jiwa tidak ada. Kejadian tersebut sudah kita laporkan ke BPBD Kabupaten Langkat,” lanjutnya.

Baca Juga  Butuh 124 Ribu Lampu, Pemko Medan & KPBU APJ Kerjasama Terangi Jalan

Upaya evakuasi dan pembersihan material longsor untuk memulihkan akses jalan tengah dilakukan. Pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Desa Beruam, beserta tokoh masyarakat setempat.

“Upaya evakuasi dan pembersihan material longsor untuk memulihkan akses jalan, agar perekonomian masyarakat setempat tidak terganggu,” terangnya.

Namun belum bisa dipastikan dari mana biaya untuk melakukan pembersihan material longsor.

“Upayakan evakuasi dan pembersihan material longsor apakah akan dilakukan secara swadaya, apakah memohon bantuan dari pihak perusahaan yang ada di Kecamatan Kuala (belum diputuskan). Seperti mengupayakan alat berat untuk evakuasi dan pembersihan material longsor,” sebut Camat Kuala

Sembari mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menghindari melintas daerah rawan longsor mengingat potensi hujan masih tinggi.(*)
Editor: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us