Dorong Peningkatan UMKM, Pemko Medan Optimalkan Penggunaan KKPD

Bimtek Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Pemko Medan. (Istimewa)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id[dibaca: eksil nius] – Pemko Medan terus mengoptimalkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) untuk belanja pemerintah.

Guna kelancaran penggunaan KKPD ini, Pemko Medan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) Pemko Medan, di Hotel Grand Kanaya, Selasa (21/2/2023).

Bimtek dibuka Walikota Medan, Bobby Nasution melalui Asisten Administrasi Umum Setdako Medan, Ferri Ichsan. Turut hadir Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Zulkarnain, Kadis Sosial Khoiruddin, dan para peserta yang berasal dari perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Ferri Ichsan mengatakan dari hasil evaluasi tahun sebelumnya, penggunaan KKPD masih minim, nilai transaksinya hanya mencapai tiga puluh juta rupiah. Padahal penggunaan KKPD ini sudah menjadi komitmen Walikota Medan.

Baca Juga  Desak Bubarkan BUMN Merugi, Rudi Hartono: Jangan Pakai Lama

“Surat edaran penggunaan KKPD di masing-masing perangkat daerah sudah diberikan, nantinya setiap triwulan akan dilakukan evaluasi sejauh mana penggunaan dari KKPD ini di masing-masing perangkat daerah,” kata Ferri.

Ferri menambahkan setiap perangkat daerah di minta pada triwulan pertama ini dapat menggunakan KKPD seminimalnya 20% dari alokasi KKPD.

“Artinya di triwulan pertama ini perangkat daerah sudah bisa menggunakan KKPD ini seminimalnya 20% dari 40% uang persediaan menggunakan KKPD,” jelasnya. Ia menambahkan penggunaan KKPD ini sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri, mengharuskan seluruh pemerintah daerah menggunakan KKPD untuk transaksi belanja menggunakan uang persediaan.

KKPD Dukung UMKM Naik Kelas

Penggunaan KKPD ini dikatakan Ferri, memiliki tujuan sebagai bentuk transparansi, efektifitas, dan efisiensi pembayaran atas belanja pemerintah daerah sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM.

“Dengan penggunaan KKPD ini diharapkan dapat membantu memberdayaan UMKM yang memiliki modal minim. Karena mereka butuh perputaran uang yang secepat mungkin, sehingga apa yang menjadi program prioritas Bapak Walikota bagaimana UMKM dapat naik kelas bisa segera terwujud,” sebutnya.

Baca Juga  Kasad Dudung Apresiasi Program Pengembangan Entrepreneurship PPAD

Kepala BKAD Kota Medan, Zulkarnain mengatakan pihaknya terus mengedepankan agar belanja daerah Pemko Medan memberikan multi efek, khususnya dalam peningkatan dan pengembangan UMKM. Penerapan penggunaan KKPD di Pemko Medan untuk mendorong UMKM agar tumbuh dan berkembang.

“Sebagaimana yang sering dikatakan Bapak Walikota bagaimana kita mendorong agar UMKM kita dapat naik kelas, salah satunya dengan digitalisasi, melakukan pembayaran secara non tunai dari setiap transaksi produk UMKM,” kata Zulkarnain.

Selain itu secara bersamaan penggunaan KKPD ini dikatakan Zulkarnain juga dapat mendorong penggunaan produk – produk lokal. “Jadi orientasi dari penggunaan KKPD juga untuk mendorong produk lokal mendapatkan akses pasar yang lebih luas, tidak hanya pasar konvensional tetapi juga akses pasar digital,” ujar Zulkarnain.

Baca Juga  Syekh Adil Al Bahri Berikan Sorban, Syah Afandin Sedekahkan 100 Al Quran

Untuk itu Zulkarnain berharap untuk tahun 2023 seluruh Perangkat Daerah sudah menggunakan KKPD ini secara lebih masif.

“Nanti akan kita evaluasi setiap tiga bulan bagaimana penggunaan KKPD ini di masing-masing perangkat daerah, sehingga transaksi dari penggunaan KKPD ini lebih besar,” pungkas Zulkarnain sembari mengatakan jangan ada lagi keraguan perangkat daerah untuk menggunakan KKPD.

Dalam bimtek KKPD ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari Kemendagri, diantara Rugaia Pakeu dan Zainal Ahmad, perwakilan dari Bank BNI Ade Chandra, dan perwakilan dari Bank Sumut Ronald Regen Ricardo Ginting.(*)

Reporter: R Hamdani
Editor: Eddy S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us