DPR Minta Status Banjir dan Longsor Aceh, Sumut dan Sumbar Darurat Nasional

Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mendorong pemerintah menetapkan bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sebagai status darurat bencana nasional.

Menurutnya, skala dampak bencana sudah jauh melampaui kemampuan penanganan pemerintah daerah.

“DPR mengusulkan agar ini ditetapkan sebagai bencana nasional, tidak lagi kabupaten atau provinsi. Skalanya luar biasa,” ujar Marwan kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

Daerah Masih Terendam

Marwan yang kini berada di Medan menyebutkan bahwa meski air mulai surut, masih banyak wilayah kota dan kabupaten di Sumut yang tergenang. Sejumlah warga juga dilaporkan belum berhasil dievakuasi akibat akses yang terputus.

Baca Juga  Di 2024 Tercatat: 40 Bandar dan 662 Pejudi Ditangkap Polda Sumut

“Ini saya kira kategori bencana yang sudah berskala nasional. Penanganannya harus lintas kementerian dan lembaga, bukan hanya Kemensos atau BNPB,” katanya.

Ia menyoroti kerusakan infrastruktur berat di berbagai wilayah, termasuk jalan yang putus dan jembatan yang rusak akibat longsoran maupun gelondongan kayu.

Marwan menegaskan pemerintah harus memaksimalkan 24–48 jam ke depan untuk penyelamatan warga, evakuasi, dan distribusi kebutuhan dasar.

“Masih banyak yang menyelamatkan diri di bukit-bukit, ada yang terjebak di rumah. Ini harus segera ditangani,” ujarnya.

Baca Juga  Hakordia 2024, Kajati Sumut: Korupsi Ancaman Bangsa

Ia juga meminta percepatan pembukaan akses jalan, terutama menuju Sibolga, yang hingga kini masih terputus.

Marwan mengapresiasi upaya pemerintah mengirim bantuan lewat udara, namun ia menilai kapasitas helikopter sangat terbatas.

“Bantuan banyak tertahan karena jalan tidak bisa dilalui. Via Tarutung maupun Sipirok semuanya terhambat,” jelasnya.

Marwan meminta pemerintah menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi bencana yang terus berulang di lokasi yang sama, termasuk investigasi penyebab rusaknya lingkungan.

“Triliunan anggaran habis karena gelondongan kayu yang terbawa arus. Harus jelas siapa yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Korban Meninggal di Aceh dan Sumut Meningkat

Hingga Jumat (28/11), korban jiwa di Aceh tercatat mencapai 33 orang, dengan sejumlah warga masih hilang. Korban tersebar di:

  • Aceh Tengah: 15 meninggal, sejumlah lainnya masih dicari
  • Bener Meriah: 11 meninggal, 13 hilang
  • Aceh Utara, Gayo Lues, Aceh Tenggara: laporan korban tambahan
Baca Juga  Banjir Sumatera Meluas, Pemerintah Belum Tetapkan Jadi Bencana Nasional

Sementara itu, Polda Sumut merilis 62 korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara. Total korban terdampak mencapai 222 orang, terdiri dari:

  • 62 meninggal dunia
  • 13 luka berat
  • 82 luka ringan
  • 65 orang masih hilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us