AXIALNEWS.id [dibaca: eksil nius] — Langkat | Etika komunikasi (communication ethics) menjadi materi penting dalam pelatihan pratugas Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) di Kabupaten Langkat.
Disampaikan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kemendesa, Mayjen Simanungkalit saat memberikan materi pada Pelatihan Pratugas PD dan PLD Kabupaten Langkat, di Stabat, Rabu (26/1/2022).
Menurut Mayjen etika komunikasi adalah tanggung jawab etis dalam berkomunikasi, baik yang dilakukan secara langsung atau lewat teknologi komunikasi.
Etika komunikasi pun menjadi modal penting bagi PD dan PLD dalam membangun landasan moral antar manusia.
Misalnya berkomunikasi dengan Kepala Desa, perangkat desa dan masyarakat desa menggunakan bahasa yang baik, berperilaku sopan saat berbicara, dan sebagainya.
“Sukses tidaknya PD dan PLD dalam mendampingi desa dan masyarakat desa, banyak dipengaruhi bagaimana yang bersangkutan memiliki etika komunikasi”, kata Simanungkalit.
Karenanya, Mayjen Simanungkalit mengajak PD dan PLD yang baru bertugas selalu menjalankan etika komunikasi. Jangan arogan, merasa hebat dan mau menang sendiri.