Implementasi Pembelajaran Elektronik oleh STMIK Kaputama di SMK Swasta PABA Binjai

Pelaksanaan materi pengelolaan aplikasi Learning Manajemen System (LMS) kepada mahasiswa SMK PABA Binjai. Materi ini disampaikan kepada siswa oleh Muammar Khadapi.(axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | STMIK Kaputama mendapat kepercayaan dari Kemendikbudristek untuk melakukan Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) pada SMKS Yaspend Panca Abdi Bangsa (PABA) Kota Binjai dengan melaksanakan Implementasi Pembelajaran Elektronik dan Video Pembelajaran.

Pembelajaran Elektronik dan Video Pembelajaran ini dilakukan untuk mendukung pembelajaran secara online yang dapat dilakukan oleh guru maupun siswa dari mana dan kapanpun yang dilaksanakan oleh 5 Dosen STMIK Kaputama.

Lima dosen itu Husnul Khair SKom MKom, Muammar Khadapi STrKom MKom,
Selfira SE MSi, I Gusti Prahmana MKom didukung Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr Akim Manaor Hara Pardede ST MKom.

Pelatihan dilakukan pada bulan September 2023, materi yang disampaikan kepada admin yang akan mengelola aplikasi Learning Manajemen System (LMS) agar diimplementasikan admin sekolah secara mandiri mengoperasikan LMS tanpa tergantung dengan tim dari STMIK Kaputama.

Pelatihan kedua diberikan kepada para guru sekolah untuk dapat mengelola manajemen kelas di LMS dan diberikan juga materi untuk pembuatan media pembelajaran berupa video pembelajaran untuk guru agar dapat dipelajari oleh siswa secara online. Terakhir diberikan pelatihan pada siswa untuk bisa mengakses berbagai fitur yang ada di LMS.

Baca Juga  Erick Thohir & Irjen Panca Hadiri Tasyakuran 1 Abad NU di Mustafawiyah

Harapan dari kegiatan ini, kedepannya pihak sekolah SMKS PABA siap untuk melaksanakan pembelajaran dalam jaringan dan luar jaringan secara bersamaan.

Baca Juga  Persiapkan Pembelajaran Blended Learning, STMIK Kaputama Mengabdi ke Sekolah

Diketahui tujuan kegiatan PMP ini berkaitan dengan pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang erat kaitannya dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan menerapkan kompetensi Dosen STMIK Kaputama di luar perguruan tinggi yang akan mencapai IKU 3:

Dosen berkegiatan di Luar Kampus (kegiatan tridarma), dan melibatkan 3 orang mahasiswa yang ikut mendampingi dosen melakukan pelatihan terhadap para guru dan siswa yang akan mencapai IKU 2:

Mahasiswa mendapat pengalaman di Luar Kampus, serta IKU 5: Hasil kerja Dosen digunakan oleh masyarakat atau mendapat rekognisi internasional melalui seminar nasional hasil kegiatan PMP.

Baca Juga  Dinkes Langkat, USU & PERKI Sosialisasikan Bantuan Hidup Dasar

Solusi penyelesaian masalah pada mitra dapat diselesaiakan dengan melaksanakan PMP membangun perangkat sistem manajemen pembelajaran dan pelatihannya menggunakan aplikasi Learning Manajemen System (LMS) / Sistem Manajemen Pembelajaran (SMP) moodle open source yang paling dapat disesuaikan dan tepercaya di dunia.

Moodle LMS adalah sistem manajemen pembelajaran open source dengan fitur keamanan dan privasi bawaan yang digunakan oleh ratusan juta pelajar di seluruh dunia. Dirancang bekerja sama dengan komunitas global moodle.

Moodle LMS memungkinkan pendidik di sektor apa pun untuk menciptakan ruang online yang fleksibel, aman, mudah diakses, dan sangat menarik bagi para pelajar, serta dimungkinkan digunakan pada jaringan internet kurang baik atau bahkan disaat guru/siswa tidak memiliki jaringan internet. (*)
Editor: Fakhrur Rozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us