AXIALNEWS.id —[dibaca: eksil nius]-– Pemuda dan masyarakat Desa Bagan Baru memasang dua spanduk keluhan jalan rusak bertuliskan “Selamat Datang Pak Bupati, Inilah Jalan Kami, Sudah Capek Kami Gotong Royong, Mana Janji Mu?” dan spanduk bertulis “Jalan Penuh Misteri, Bagan Baru Cayak Mayak”.
Sepanduk itu dipasang Jum’at (14/10/2022) untuk menyambut kedatangan Bupati Batubara H Zahir saat menghadiri penutupan turnamen sepak bola piala PAC PP Nibung Hangus, di Jalan Buluh Cina, Desa Bagan Baru.Tujuannya meminta jalan desa yang rusak segera diperbaiki pemerintah.

Tokoh Pemuda Nibung Hangus, Abdillah Aziz Tarigan mengatakan masyarakat Desa Bagan Baru, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batubara mengeluh dengan keadaan jalan rusak yang tidak kunjung mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Batubara yang kini dipimpin Bupati Zahir.
Kondisi jalan diketahui rusak parah, terlebih saat turun hujan. Pengendara pengguna jalan baik sepeda motor dan mobil sulit melintasi jalan tersebut, akibat lumpur yang becek dan lengket ditambah genangan air di badan jalan yang berlubang.

Para pelajar yang akan berangkat dan pulang sekolah turut merasakan kesulitan melintasi jalan. Termasuk masyarakat lainnya, juga harus berhati-hati saat beraktivitas melintasi jalan yang rusak.
“Sampai saat ini masyarakat terus berharap jalannya yang rusak diperbaiki sesegera mungkin,” ungkap Aziz.
Masyarakat, sambung Aziz, terus meminta Bupati Batubara memenuhi janji-janji politiknya pada saat pilkada di tahun 2018 lalu. Janjinya membangun Batubara yang lebih baik lagi, namun pada kenyataannya tidak ada perubahan sama sekali untuk Batubara, khususnya di Kecamatan Nibung Hangus, terutama di sektor infrastruktur.

“Bahwa yang kita ketahui, akses jalan adalah paling utama untuk menunjang ekonomi rakyat, bila akses jalan yang tak kunjung di perbaiki oleh pemerintah, bagaimana mungkin ekonomi rakyat bisa meningkat,” kesalnya.
Aziz pun mempertanyakan soal slogan Batubara. Bukankah slogan Batu Bara itu “Sejahtera Berjaya”? Bila betul, apa buktinya? Atau yang sejahtera berjaya hanya pejabat pemerintahan saja, dan rakyat semakin sengsara.

Menurutnya masyarakat tidak butuh janji-janji politik belaka, yang rakyat butuhkan hanyalah kerja nyata dari pejabat Pemerintah Kabupaten Batubara.
“Dan jangan sampai juga memperhatikan rakyat hanya karena ada kepentingan politik saja, namun tidak dari ketulusan hati sendiri,” pesannya mengingatkan.(*)
Reporter: AN Yusuf
Editor: Eddy S