AXIALNEWS.id | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Kelompok 09 Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Aceh membuat Plang Edukasi Sampah.
Lokasinya di Gampong Kuala Dua, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (1/11/2023).
Plang Edukasi ini terdiri dari tiang dan papan pengumuman terbuat dari kayu. Beberapa jenis sampah dilekatkan di papan pengumuman disertai tulisan tentang masa ketahanan sampah. Ada jenis sampah baru terurai setelah 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, 100 tahun, 200 tahun bahkan 450 tahun.
Tujuannya, menimbulkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga lingkungan sekitar dari sampah. Sebab sampah membuat lingkungan jadi kumuh dan mencemari kesehatan warga.
“Kalau lingkungan kita sendiri bisa kita jaga dari banyaknya sampah, maka mata kita juga sejuk bisa melihat bebas tanpa merasa takut dengan bahaya penyakit yang disebabkan sampah,” ujar Ketua KKN PPM K-09, Waliyurrahman.
Plang Edukasi ini, lanjut Waliyurrahman, berfungsi sebagai solusi untuk masyarakat agar bisa membedakan sampah organik dan juga anorganik, karena setiap sampah memiliki ketahanan terurainya sendiri.
“Setiap sampah ketahanan terurainya berbeda. Selain itu, ada juga jenis sampah bisa didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk membantu perekonomi warga,” jelasnya.
Tengku Hendri selaku pengajar di Dayah Babul U’lum mendukung kegiatan mahasiswa Unimal membuat plang edukasi. “Semoga bermanfaat bagi kita bersama,” ujarnya.
Dirinya pun berterimakasih telah mensosialisasikan tentang bahaya sampah. Semoga adanya plang edukasi tersebut memberi kesadaran semua pihak untuk selalu menjaga lingkungan.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Imanullah Karim turut mengapresiasi inovasi Plang Edukasi Sampah. “Semoga semuanya komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tukasnya.(*)
Reporter: Joko S
Editor: M Afandi