AXIALNEWS.id | Banyak orang yang masih belum mengetahui mitos mengenai minum air putih sebelum tidur dapat menyebabkan penyakit ginjal. Padahal sudah jelas meminum air putih dapat menghidrasi tubuh, dukungan fungsi organ, dan pencernaan yang sehat.
Air putih membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, air diperlukan untuk berbagai fungsi organ tubuh, termasuk pencernaan dan sirkulasi. Minum air putih sebelum atau setelah makan dapat membantu pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Minum air putih memang banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Akan tetapi, masih banyak beredar mitos mengenai minum air putih. Pada dasarnya, minum air putih sangat dianjurkan untuk semua orang, ada beberapa dokter mengatakan bahwa terlalu banyak minum air putih sebelum tidur maka akan menyebabkan penyakit ginjal jika dilakukan secara rutin.
Dilansir dari artikel alodokter, manusia memiliki dua buah ginjal yang berbentuk seperti kacang merah, memiliki banyak fungsi, dimana fungsi utamanya adalah menyaring ampas metabolisme tubuh. Ketika ginjal rusak, maka sisa metabolisme tubuh dan cairan dapat tertahan/tertimbun di dalam tubuh yang akhirnya menyebabkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh.
Orang yang mengidap penyakit kelainan ginjal akan merasakan lemas, muntah-muntah, serta sesak nafas. Jika ginjal dalam keadaan normal dan baik-baik saja, semua sisa metabolisme dan cairan akan dikeluarkan melalui urine (buang air kecil).
Jadi, selagi fungsi ginjal baik-baik saja, minum banyak di malam hari tidak akan merusak ginjal. Berbeda jika fungsi ginjal sudah tidak dalam keadaan yang baik, maka terkadang asupan cairan pasien sangat dibatasi, hal ini karena ginjalnya sudah mengalami kesulitan untuk bekerja sebagaimana mestinya, yang ujungnya dapat terjadi penumpukan cairan pada tubuh.
Dikutip dalam artikel grid.id sampai saat ini, belum ditemukan pendapat ahli mengenai minum air putih sebelum tidur bisa membahayakan ginjal. Minum air putih sebelum tidur justru berisiko membuat kita terbangun di tengah tidur karena ingin buang air kecil, namun, kondisi seperti itu tidak terjadi pada semua orang.
Terbangun karena keinginan buang air kecil berlebih di tengah malam dinamakan nokturia, kondisi seperti ini bisa mengganggu kualitas tidur seseorang dan menyisakan rasa lelah di pagi hari karena kurang tidur. Minum air sebelum tidur, dapat menyebabkan seseorang mengalami nokturia atau terbangun untuk buang air kecil lebih dari sekali.
Nokturia dapat mengganggu siklus tidur dan akibatnya telah dikaitkan dengan penurunan produktivitas, kurang konsentrasi, dan bahkan depresi. Orang-orang dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit ginjal atau diabetes, sangat berisiko mengalami ini jika minum air sebelum tidur.(*)
Editor: Nur Ardilasari