Mushola di Tengah Warga Mualaf, Nastor Bantu Penambahan Guru Ngaji

Nastor Sembiring (berpeci) bersama warga Kampung Baru Desa Perhiasan di lokasi peletakan batu pertama pembangunan mushola.(A Hasan/axialnews)
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Tengah berlangsung pembangunan mushola di Kampung Baru Desa Perhiasan Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat Sumatera Utara.

Masyarakat mengaku senang atas pembangunan mushola yang telah lama diimpikan itu.

Peletakan batu pertama pembangunan mushola dilakukan Nastor Sembiring SH selaku mantan Kades Desa Gunung Tinggi Kecamatan Selesai dua periode, Minggu (24/9/2023) kemarin.

Nastor saat ini sebagai Bacaleg PDI Perjuangan nomor urut 4 dapil II Langkat, meliputi Kecamatan Sirapit, Selesai dan Binjai.

Baca Juga  Truk Angkut 40 Ton Dilarang Beroperasi Selama Mudik Lebaran, Ini Jadwalnya

Dikatakan salah satu warga Kampung Baru, Eswin, tempat tinggalnya dihuni mayoritas mualaf. “Sekitar 80 persen warga disini mualaf,” ungkapnya.

Sehingga kehadiran mushola sangat diimpikan warga selama ini. Diharapkan mushola bukan saja tempat beribadah, namun juga tempat pendidikan masyarakat maupun anak-anak untuk mempelajari alquran dan beragam ilmu agama Islam lainnya.

“Alhamdullilah cita cita kami selama ini dapat terwujud, meskipun hanya sebuah bangunan rumah ibadah sekelas mushola atau surau di tengah kehidupan kami,” ujar Eswin.

Sembari menyampaikan warganya akan mendukung kemenangan Nastor untuk duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Langkat periode 2024-2029.

Baca Juga  Umat Beragama Sumut Dihimbau Jaga Kondusifitas Nataru

“Insya Allah kami di perkampungan mualaf ini pastinya memikirkan kemenangan saudara muslim kami, Nastor Sembiring,” cetusnya.

Terpisah, Nastor menyebutkan peletakan batu pertama di mushola itu bukan elektabilitas, namun soal ketokohan. Sebab warga yang menginginkan dirinya untuk berhadir di lokasi.

Baca Juga  Evaluasi KPRBN, Pemprov Sumut Diminta Fokus Tiga Hal Ini

Dirinya pun berniat membantu untuk menambahkan guru ngaji setelah pembangunan musholanya selesai dan siap digunakan.

“Insya Allah kita akan tambah guru guru pengajar ke depannya, usai kelar di bangunnya mushola. Kiranya anak anak keturunan mualaf dapat mengaji dan mengkaji terkait syariat yang di bawa Rasulullah,” sebutnya.(*)
Reporter: A Hasan
Editor: M Surbakti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us