AXIALNEWS.id – [dibaca: exsil nius] – Seberapa penting pupuk itu? Pertanyaan yang cukup banyak ditanyakan oleh siapa saja yang ingin memulai berkecimpung dalam dunia cocok tanam. Baik itu dalam skala besar maupun skala kecil.
Sebenarnya, pentingkah pemupukan pada tanaman? Pohon di hutan lindung tumbuh tinggi besar tanpa harus dipupuk, apa bedanya dengan tanaman di rumah ataupun kebun kita? Jawabannya adalah pupuk menjadi penting untuk di aplikasikan/digunakan apabila lahan yang digunakan untuk bercocok tanam dipakai secara berulang ataupun terus-menerus.
Unsur hara yang terkandung dalam tanah akan berkurang karena penggunaan lahan secara berulang ataupun terus-menerus. Maka dari itu pupuk menjadi solusi untuk mengembalikan unsur hara tanah yang sudah mulai berkurang.
Baik lahan pedesaan yang luas maupun lahan perkotaan yang cenderung sempit, aplikasi pupuk sangat diperlukan agar unsur hara tanah tetap terjaga. Berbading lurus dengan hal tersebut, maka hasil dari tanaman yang kita tanam akan menjadi tumbuh maksimal.
Berikut beberapa fungsi pupuk yang harus diketahui bagi calon pebudidaya tanaman, antara lain:
1. Merangsang Pertumbuhan Bagian Dalam Tanaman
Pupuk sendiri memiliki banyak kandungan unsur hara yang terbukti baik untuk tanah. Mulai dari jenisnya yang beragam hingga bentuknya yang bervariasi mampu membuat tanaman hidup dengan baik. Jenis pupuk umum diantaranya terbagi atas dua jenis yaitu pupuk organik dan pupuk berbahan kimia dengan bentuknya yang bersifat cair maupun padat.
Fungsi pupuk sebagai perangsang pertumbuhan bagian dalam tanaman memang dapat terlihat dalam prosesnya. Pertumbuhan dari bagian tanaman seperti daun, bunga, batang hingga akar akan terlihat lebih rimbun dengan penggunaan pupuk. Selain kesehatannya yang sudah terjamin, tentu tanaman akan cepat tumbuh dan menghasilkan produksi yang cepat.
2. Mempercepat Hasil Produksi Tanaman
Seperti yang dikatakan sebelumnya, dengan perangsangan tepat pada penggunaan pupuk, bagian-bagian dalam tanaman akan tumbuh subur dan lebat. Hal ini berdampak baik bagi produktivitas tanaman. Apalagi bagi Pins yang melakukan budidaya tanaman untuk dijual dan dijadikan mata pencaharian. Hal ini tentu akan berdampak sangat baik.
Pupuk organik salah satunya, sudah terbukti meningkatkan produktivitas tinggi dalam bidang pertanian baik dalam segi kualitas maupun kuantitasnya. Inilah mengapa bahan makanan terbaik bisa sampai ke tangan kita dan aman dikomsumsi oleh manusia.
3. Memanipulasi Tanah
Dengan adanya berbagai isu lingkungan, membuat ekosistem di dalamnya tercemar. Inilah mengapa tidak heran pada beberapa tempat, kandungan tanah di dalamnya sudah tidak baik atau tidak disarankan ditumbuhi oleh beberapa tumbuhan. Disinilah fungsi pupuk sebagai zat yang dapat memanipulasi unsur hara di dalamnya berfungsi.
Contohnya seperti pupuk organik yang terbukti dapat meningkatkan ekosistem tanah dengan memperbaiki nilai retensi dalam tanah sekaligus strukturnya. Area disekitar tanaman akan menjadi lebih baik dan membantu pertumbuhannya secara maksimal.
4. Sebagai Pengganti Unsur Hara yang Hilang
Nah, seperti yang telah disebutkan di atas. Dalam mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, pupuk menjadi zat terpenting yang tidak lupa digunakan. Hal tersebut dikarenakan pupuk memperbaiki unsur hara yang hilang pada tanah.
Perlu Pins ketahui, manfaat unsur hara dalam tanah itu sangat penting bagi tanaman. Antara lain seperti mempengaruhi reduksi tanah dan proses oksidasi, membantu mengatur kadar asam hingga pelengkap penyusunan jaringan pada tanaman.
5. Mencegah Degradasi Lahan
Degradasi lahan merupakan suatu kondisi dimana suatu lingkungan mengalami kerusakan akibat aktivitas dari manusia pada suatu lahan tertentu. Hal ini membuat suatu lahan rusak, kering dan pastinya tidak akan sehat bila ditanami oleh tanaman.
Faktor tersebut biasanya dilakukan oleh tangan manusia dan dampaknya cukup banyak mengurangi produktivitas dari pertumbuhan tanaman. Seperti pekerjaan pertambangan, idustrial hingga ragam aktivitas yang bersifat komersil.
Inilah mengapa kegunaan pupuk dapat membantu mengurangi hal-hal tersebut sebagai cara mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memanipulasi tanah sekitarnya yang diberikan pupuk. Diperkirakan sudah hampir 40% lahan di dunia telah terdegradasi. Yuk mulai sayangi lingkungan dan rajin memberikan pupuk pada tanaman.
Agar dapat memperoleh hasil pemupukan yang memuaskan, bukan hanya menggunakan takaran pupuk yang tepat saja. Namun juga harus mengetahui cara pengunaan pupuk tersebut, sehingga tanaman dapat menerima nutrisi dari pupuk dengan maksimal.
Dengan semakin berkembangnya teknologi pada industri pertanian, mampu menciptakan berbagai produk pupuk dengan cara pemupukan yang berbeda dari biasanya. Namun secara garis besar pemupukan bisa dibedakan menjadi dua cara, yaitu melalui akar dan melalui daun atau tubuh bagian atas tanaman. Untuk lebih lengkapnya akan dijelaskan sebagai berikut:
1. Teknik Pemupukan Melalui Akar Tanaman
Pemupukan dengan teknik ini dapat menggunakan berbagai jenis pupuk baik organik atau anorganik dan padat atau cair, karena digunakan dengan cara mencampurkan pupuk dengan tanah.
Tujuannya untuk memperbaiki dan mengisi tanah dengan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, supaya tanaman yang ditanam dapat tumbuh subur dan menghasilkan hasil yang memuaskan. Secara umum, teknik pemberian pupuk melalui akar bisa dilakukan melalui cara;
Broadcasting (disebar)
Pupuk disebarkan dengan merata pada tanah, atau dapat dilakukan ketika pembajakan dan penggaruan terakhir sehari sebelum tanam ditanam. Dengan demikian, pupuk dapat masuk ke dalam tanah.
Ditempatkan dalam lubang
Pupuk ditanam pada kedalaman sekitar 10cm di samping tanaman, kemudian ditutup kembali dengan tanah. Untuk tanaman tahunan, pupuk ditanam melingkar dengan cara yang sama karena tanaman tahunan memerlukan unsur hara yang lebih banyak.
Ditempatkan diantara larikan atau tanaman
Pupuk diletakan atau ditaburkan diantara larikan, kemudian ditutup dengan tanah. Cara ini sangat efisien karena hanya memerlukan pupuk dengan jumlah sedikit, tanah memiliki kesuburan yang buruk, dan tanaman memiliki akar sedikit.
2.Teknik Pemupukan Melalui Daun (Disemprotkan ke Tanaman)
Pemupukan cara ini menggunakan pupuk yang dilarutkan ke dalam air, dengan konsentrasi sangat rendah dan menggunakan perbandingan 60% Air dan 40% Pupuk.
Setelah tercampur secara merata, kemudian dimasukan ke alat penyemprot dan disemprotkan ke daun. Namun jika pertanian yang akan disemprot memiliki hamparan yang luas, dapat menggunakan pesawat terbang untuk menghemat waktu dan tenaga.
Sebelum melakukan pemupukan melalui daun, ada beberapa hal yang wajib diketahui antara lain:
Bagi anda yang sedang mencari pupuk dan bahan pertanian lain yang berkualitas, anda bisa membelinya dari Arta Nusantara. Pupuk dan bahan pertanian yang dijual Arta Nusantara merupakan produk original yang berkualitas tinggi.
Segala kebutuhan pertanian anda bisa didapatkan di Shopee dan Tokopedia. Pupuk dan bahan pertanian yang dijual antara lain pupuk NPK, pupuk KCL/MOP Origin Canada, berbagai macam racun, alat semprot dan masih banyak lagi. Anda bisa memilih berbagai variasi ukuran dan jenis sesuai dengan kebutuhan pertanian anda.
Bagaimana dengan harganya? Harga tentu akan menentukan kualitas. Namun anda tidak perlu khawatir karena membeli kebutuhan pertanian di Shopee dan Tokopedia Arta Nusantara memungkinkan anda mendapatkan kebutuhan pertanian dengan harga bersahabat.
Segera dapatkan kebutuhan pertanian anda dan jangan lupa pentingnya pupuk agar terpeliharanya unsur hara pada tanah.(*)
Sumber: Arta Nusantara
Editor: Fakhrur Rozi