Per 9 Januari 2026, Korban Meninggal Akibat Bencana Sumatera Capai 1.182 Orang

Screenshot: Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers update penanganan bencana Sumatera melalui kanal resmi YouTube BNPB, 9 Januari 2025.
Iklan Pemilu

AXIALNEWS.id | Total korban meninggal akibat bencana Sumatera mencapai 1.182 orang per Jumat, 9 Januari 2025 laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan 4 korban meninggal dunia bertambah. Tambahan itu terdiri dari satu orang di Aceh Utara, dua orang di Langkat, dan 1 orang di Tapanuli Tengah.

“Dalam 2 hari ini ada penambahan meninggal dunia dari Aceh Utara sebanyak 1 jiwa, Langkat sebanyak 2 jiwa, dan Tapanuli Tengah sebanyak 1 jiwa. Total korban menjadi 1.182 jiwa,” ungkap Abdul Muhari dalam konferensi pers dipantau YouTube BNPB, Jumat, 9 Januari 2025.

BNPB merinci ada 544 korban meninggal dunia di Aceh, 372 korban meninggal dunia di Sumatera Utara, dan 264 korban meninggal dunia di Sumatera Barat.

Baca Juga  Donasi Pegawai Kementan dan Bapanas Rp 75 Miliar untuk Bencana Sumatera

Sementara itu, ada sebanyak 145 orang yang dinyatakan hilang. Rinciannya, 32 orang di Aceh, 42 orang di Sumatera Utara dan 72 orang di Sumatera Barat.

Pada tiga provinsi ini masih ada 238.627 orang mengungsi. Rinciannya, 214.084 orang di Aceh, 13.689 orang di Sumatera Utara, dan 10. 854 orang di Sumatera Barat.

Baca Juga  Pemprov Sumut Kendalikan Inflasi dengan Ambil Langkah Ini

Abdul mengatakan 14 daerah di Aceh sudah bergeser dari masa tanggap darurat ke masa transisi bencana. Namun, masih ada 4 daerah yang memperpanjang masa tanggap darurat bencana yaitu Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, dan Pidie Jaya. Masa tanggap darurat diperpanjang sampai 22 Januari 2025.

“Empat daerah masih fokus pemulihan akses jalan darat dan distribusi logistik yang masih jauh dari posko kabupaten kota,” kata dia.

Baca Juga  Dampak Bencana Sumatera! 4 Poin Desakan Akademisi Sumut ke Pemerintah Pusat

Perpanjangan masa tanggap darurat itu membuat petugas masih akan mencari korban. Sementara itu, daerah Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah semua masuk transisi darurat. Proses pencarian korban pun dihentikan.

“Tapi tim SAR stand by. Kalau ada informasi lokasi atau diidentifikasi korban, akan mencari,” ujar dia.(*)
Sumber: tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Contact Us