Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu skala perioritasnya, guna peningkatan ekonomi keluarga.
“Ekonomi jurus jitu dalam hidup pemberdayaan untuk memajukan masyarakat desa,” tandasnya.
Pemanfaatan asset desa yang terpinggirkan, serta penggalian potensi desa dan kearipan lokal juga menjadi fokusnya dalam membangun.
Apalagi sektor pendidikan juga menjadi target utamanya.
“Budaya dan kearifan lokal adalah asset bangsa yang mulai sudah terlupakan akan saya hidupkan lagi. Sebab jika digali, saya yakin dapat memajukan desa,” yakinnya.
Segudang program pembangunan dan dukungan warga, menjadi modal keyakinannya mampu menang menjadi Kades Namo Tongan.
“Saya optimis maju dan memenangkan pertarungan kali ini,” tandasnya mengakhiri. (*)
Koresponden: A Hasan
Editor: Anoriyan Yusuf